Bukan Hoaks! Data Ini Bilang Ekonomi RI Mau Terbang Tinggi

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
09 April 2021 14:24
Pengunjung berbelanja di Matahari Store dikawasan Jakarta, Senin (30/11/2020). PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) menutup 6 gerainya hingga akhir tahun ini. Jumlah gerai perusahaan ritel ini akan berkurang dari 153 toko menjadi 147 toko.  (CNBC Indonesia/ Tri Susilo) Ilustrasi Pusat Perbelanjaan (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ada pertanda ekonomi Indonesia akan bangkit dari hantaman pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19). Kebangkitan ini terlihat dari konsumen yang semakin rajin berbelanja.

Mengutip laporan Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) periode Maret 2021, porsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi mencapai 74,4%. Ini adalah rekor tertinggi setidaknya sejak 2012.


Berdasarkan kelompok pengeluaran, kenaikan porsi konsumsi tertinggi terjadi di masyarakat dengan pengeluaran Rp 3-4 juta per bulan. Hampir seluruh kelompok membukukan kenaikan, hanya kelompok pengeluaran Rp 2-3 juta yang turun tipis.

Seiring dengan peningkatan konsumsi, porsi pendapatan yang dialokasikan untuk menabung pun turun. Pada Maret 2021, porsinya adalah 14,7%, lagi-lagi terendah setidaknya sejak 2012.

Menurut kelompok pengeluaran, hampir seluruh kelompok mengurangi porsi menabung. Hanya kelompok dengan pengeluaran Rp 2-3 juta/bulan yang porsinya naik, tetapi tipis saja. Artinya, mereka dengan kemampuan ekonomi tidak seberapa sampai yang berpunya mengurangi menabung.

Halaman Selanjutnya --> Vaksinasi adalah Kunci

Vaksinasi adalah Kunci
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading