Gaji Dipotong Tapera Hingga Zakat, Sabar ya PNS dan BUMN!

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
29 March 2021 09:55
INFOGRAFIS, Thr Tak Full Gaji 13 Belum Jelas

Jakarta, CNBC Indonesia - Para pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus menerima kenyataan karena ada tambahan pemotongan gaji, yakni untuk zakat 2,5% setiap bulan.

Kendati demikian, aturan mengenai pemotongan zakat 2,5% ini masih dalam tahap pengkajian dan Peraturan Presiden (Perpres) masih difinalisasi oleh Presiden Joko Widodo.

Sebelum zakat, ada setidaknya ada 5 jenis iuran yang setiap bulan dipotong oleh para abdi negara ini.


Diantaranya pemotongan PPh21, iuran BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan yang dibagi menjadi Jaminan Hari Tua (JHT dan Jaminan Pensiun (JP), serta iuran Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera.

Pajak Penghasilan (PPh) pasal 21

Seluruh warga yang memiliki penghasilan wajib dikenakan potongan PPh. Bagi PNS, TNI dan Polri diberikan perlakuan yang berbeda, yaitu pajaknya ditanggung oleh negara. Sehingga tidak mempengaruhi besaran gaji yang diterima.

Sementara di luar itu ada bagian yang harus ditanggung pekerja. Kewenangan diberikan kepada pemberi kerja untuk memotong penghasilan atas dasar tarif yang berlaku sesuai dengan lapisannya.

Berdasarkan Pasal 17 Ayat 1 UU PPh, perhitungan tarif pajak pribadi menggunakan tarif progresif sebagai berikut:

- Penghasilan sampai dengan Rp50.000.000 per tahun dikenakan tarif pajak sebesar 5%.
- Penghasilan Rp50.000.000,- sampai dengan Rp250.000.000,- per tahun dikenakan tarif pajak sebesar 15%.
- Penghasilan Rp250.000.000,- sampai Rp500.000.000,- per tahun dikenakan tarif sebesar 25%.
- Penghasilan di atas Rp500.000.000,- per tahun dikenakan tarif pajak sebesar 30%.

HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading