Wow, Jateng Punya Potensi PLTS Hingga 670 GWp

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
16 February 2021 18:30
foto : Dok. ESDM

Jakarta, CNBC Indonesia - Provinsi Jawa Tengah (Jateng) memiliki potensi energi surya cukup besar, bahkan diperkirakan mencapai 193-670 Giga Watt peak (GWp).

Hal tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif Institute For Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa.

Dia juga mengatakan, total potensi pembangkitan dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mencapai 285-959 Terra Watt hour (TWh) per tahun. Melihat potensi ini, lahan-lahan yang bisa dibangun PLTS ini menurutnya bisa menggantikan semua pembangkit yang ada di Jateng, bahkan bisa diekspor ke provinsi lain.


"Ini potensi teknis direalisasikan dalam bentuk pembangkit terpasang di atas atap, floating (terapung) di danau, maupun di atas tanah. Potensi PLTS di Jateng besar dan tersebar merata," paparnya dalam acara 'Central Java Solar Day 2021', Selasa (16/02/2021).

Lebih lanjut dia mengatakan, inisiatif dari Pemda Jateng untuk pengembangan PLTS ini sudah dimulai sejak 2019. Namun sayangnya sampai saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui informasi tentang PLTS.

"Bagaimana mereka lebih mudah menemukan EPC (Engineering, Procurement, and Construction). Kalau bisa, di Jateng ada perwakilan kantor EPC, sehingga masyarakat bisa mudah datang, dapat penjelasan dan penawaran," paparnya.

Penggunaan PLTS menurutnya memiliki nilai lebih dibandingkan dengan pembangkit lainnya. Pasalnya, tidak perlu pembebasan lahan, apalagi selama ini pengadaan lahan menjadi kendala dalam pembangunan pembangkit listrik.

"Dari 42 bendungan, kami lakukan kajian yang ada di Jateng dan keluar dengan potensi di 10 bendungan terbesar, potensi teknis PLTS terapung 723 MWp," paparnya.

Melihat potensi ini, menurut Fabby ini bisa menjadi masukan kepada PLN dalam membuat Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) dan masukan bagi Pemprov Jateng dalam memperkuat Rencana Umum Energi Daerah (RUED).

"Target 21% (bauran EBT di Jateng pada 2025) dengan tambahan-tambahan ini bisa lebih besar ke depan. RUED ditetapkan, surya masih kelihatan kecil, tapi dengan kajian-kajian ini potensinya sangat besar," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan kajian PLTS Atap Pemprov Jateng, jika semua dipasang, maka menurutnya bisa mencapai 1,3 MWp dan di Semarang saja bisa 1,2 MWp. Jika semua kantor bupati dan walikota juga dipasang, maka potensinya bisa mencapai 4,3 MWp.

"Bayangkan semua kantor, gedung pemerintah di Jateng lewat instruksi gubernur bangunan pemerintah dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dipasang, maka bisa 6-7 WM dari gedung pemerintah saja," ungkapnya.

Menurut Fabby, minat masyarakat Jateng pada PLTS cukup besar, namun terkendala minimnya informasi. Selain itu, untuk mendorong PLTS menurutnya juga diperlukan fasilitas pendanaan. Oleh karena itu, imbuhnya, diperlukan peran pemerintah daerah dalam melakukan sosialisasi dan juga memberikan fasilitas pendanaan.

"Ada EPC yang kerja sama dengan beberapa bank sediakan kredit. Jateng kita dorong bisa sampaikan ke pak Gubernur. Kami survey ada skema cicilan dan balik modal di bawah lima tahun. Perlu harga EPC kompetitif dan harga tidak tinggi," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading