Jenderal Doni Mau RI Merdeka Corona 17 Agustus, Bisa?

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
16 February 2021 13:58
Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 produksi Sinovac kepada tenaga kesehatan berusia lanjut saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Senin (8/2/2021). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memulai vaksinasi tenaga kesehatan di atas 60 tahun setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan vaksin tersebut untuk lansia. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) sudah menggerogoti kehidupan umat manusia selama kurang lebih setahun terakhir. Namun manusia enggan terus-terusan 'diperbudak' dan mengalah di hadapan virus yang awalnya menyebar di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China tersebut.

Kini sudah ada 'senjata' untuk melawan virus corona yaitu vaksin, yang akan membentuk kekebalan tubuh terhadap virus itu. Vaksin bikinan Amerika Serikat (AS), Inggris, China, sampai Rusia sudah beredar dan disuntikkan ke lengan rakyat di berbagai negara.

Entah karena vaksinasi atau pengetatan pembatasan sosial (social distancing), laju kasus corona mulai melambat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan, jumlah pasien positif corona di seluruh negara per 15 Februari 2021 adalah 108,58 juta orang. Bertambah 332.360 orang dibandingkan sehari sebelumnya.


Walau masih bertambah, tetapi laju pertumbuhan pasien melambat. Rata-rata penambahan pasien baru dalam 14 hari terakhir (2-15 Februari 2021) adalah 415.137 orang per hari. Jauh menurun dibandingkan rerata penambahan 14 hari sebelumnya yaitu 565.410 orang per hari.

Jika vaksinasi semakin cepat dan luas, maka 'keran' aktivitas dan mobilitas publik bisa semakin dibuka. 'Roda' ekonomi akan kembali berputar dan dunia bisa segera lepas dari jurang resesi.

Halaman Selanjutnya --> Indonesia 'Merdeka' dari Corona pada Hari Proklamasi?

Indonesia 'Merdeka' dari Corona pada Hari Proklamasi?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading