Internasional

Pengumuman! Selandia Baru Lockdown Lagi

News - Sefty Oktarianisa, CNBC Indonesia
15 February 2021 06:26
FILE - In this Dec. 10, 2019, file photo, New Zealand Prime Minister Jacinda Ardern holds a press conference in Whakatane, New Zealand. Ardern on Tuesday, Aug. 11, 2020, says authorities have found four cases of the coronavirus in one Auckland household from an unknown source, the first cases of local transmission in the country in 102 days. (AP Photo/Mark Baker, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Selandia Baru melakukan penguncian (lockdown) di kota terbesar negara itu Auckland. Ini merupakan pertama kali sejak enam bulan terakhir.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern memerintahkan isolasi massal setelah tiga kasus transmisi local corona (Covid-19) ditemukan. "Kami minta agar orang-orang Auckland tinggal di rumah untuk menghindari risiko penyebaran," tegasnya perempuan itu, dikutip dari AFP, Senin (15/2/2021).


Lockdown berlangsung tiga hari. Semua penghuni kota diwajibkan tinggal di rumah, kecuali berbelanja dan untuk keperluan penting. Sekolah dan toko non-esensial juga ditutup. Akses masuk dan keluar kota dibatasi.

Sementara itu wilayah lain Selandia Baru akan berstatus siaga dua. Orang-orang wajib memakai masker di transportasi umum. Pertemuan dibatasi maksimal 100 orang.

"Saya tahu kita semua merasakan hal yang sama ketika ini terjadi," katanya.

"Tapi ingat, kita pernah ke sini (lockdown) sebelumnya, itu artinya kita tahu bagaimana keluar dari ini, bersama-sama."

Ardern sebelumnya memang menegaskan negaranya akan keras dan cepat tanggap setelah kasus-kasus diidentifikasi. Ia berharap dengan lockdown tiga hari, pemerintahan akan mendapatkan lebih banyak informasi dan pengujian untuk menentukan sejauh mana penularan terjadi di komunitas.

"Kasus baru dari Covid-19 adalah sesuatu yang tidak seorang pun inginkan terjadi," kata Walikota Auckland, Phil Goff dikutip dari BBC International.

Sebelumnya, kasus positif lokal terinfeksi pada seorang ibu, yang bekerja di sebuah perusahaan binatu dan catering pada penerbangan internasional. Ia dan putrinya diumumkan positif Sabtu (13/2/2021). Pada Minggu, sang ayah juga dinyatakan positif.

Anggota lain di keluarga itu, yang serumah dengan mereka, juga menunjukkan gejala Covid-19. Namun tes yang didapat negatif.

Selandia Baru dipuji global karena penanganan pandemi corona. Negeri itu sempat berbulan-bulan tanpa penularan corona di komunitas lokal.

Perbatasan ditutup sepenuhnya untuk semua non warga negara atau penduduk di awal pandemi. Ini dilakukan untuk menekan penyebaran virus.

Saat ini, Selandia Baru memiliki 2.300 kasus Covid-19 dengan 25 kematian.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading