Internasional

Hore! Selandia Baru Cabut Lockdown, Turis Asing Bisa Masuk

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
16 March 2022 15:15
FILE - In this Dec. 10, 2019, file photo, New Zealand Prime Minister Jacinda Ardern holds a press conference in Whakatane, New Zealand. Ardern on Tuesday, Aug. 11, 2020, says authorities have found four cases of the coronavirus in one Auckland household from an unknown source, the first cases of local transmission in the country in 102 days. (AP Photo/Mark Baker, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Selandia Baru akan membuka kembali perbatasannya untuk pelancong internasional. Langkah ini diambil setelah negara tersebut melakukan penguncian ketat terkait Covid-19 lebih dari 2 tahun.

Melansir BBC International, Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan Selandia Baru "siap menyambut dunia kembali".

"Kami sekarang telah menerima panduan bahwa aman untuk secara signifikan memajukan tahap selanjutnya dari pekerjaan pembukaan kembali perbatasan, membawa kembali turis kami," katanya, Rabu (16/3/2022).


Saat ini, hanya warga negara Selandia Baru yang diperbolehkan masuk dan keluar. Namun warga Australia akan diizinkan memasuki Selandia Baru tanpa perlu dikarantina atau diisolasi mulai 13 April.

Sementara pelancong yang sudah divaksinasi penuh dari sekitar 60 negara dengan daftar bebas visa, baru dapat mengunjungi Selandia Baru mulai 2 Mei. Negara-negara itu termasuk Inggris dan Amerika Serikat (AS). Semua kedatangan pun harus menunjukkan tes Covid negatif.

Orang yang sudah memiliki visa, tetapi berasal dari luar daftar bebas visa, akan memenuhi syarat untuk memasuki negara tersebut pada 1 Mei.

Sebagaimana diketahui, Selandia Baru menutup perbatasannya pada Maret 2020 saat pandemi menyebar. Mereka tetap ditutup, kecuali gelembung perjalanan singkat dengan Australia.

Sementara penguncian keras dan isolasi virtual membuat negara itu mendapatkan reputasi sebagai kisah sukses menangani Covid, meski kini tingkat penularan telah melonjak.

Meskipun ada beberapa pelonggaran persyaratan isolasi untuk pasien Covid, negara itu tetap berada dalam tingkat pembatasan tertinggi dengan pembatasan pertemuan dan wajib masker di banyak tempat.

Kebijakan itu telah membuat orang-orang yang tidak divaksin di beberapa sektor kehilangan pekerjaan. Hal itu memicu protes selama 3 minggu di ibu kota Wellington.

Selandia Baru sekarang memiliki tingkat vaksinasi 95% pada populasi yang memenuhi syarat. Tercatat total 418.861 kasus infeksi dan 125 kematian akibat Covid-19 sejak pandemi dimulai.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Makin Mengganas, Covid Selandia Baru Tembus 100/Hari


(tfa/luc)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading