2020 Terburuk Sejak Krismon, Apa Kabar Ekonomi RI 2021?

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
05 February 2021 11:42
Karyawan toko membereskan barang di Mal Golden Truly, Jakarta, Rabu (2/12/2020). Pusat perbelanjaan Golden Truly yang berlokasi di jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat resmi menutup oprasionalnya, ini dilakukan sejak 1 Desember 2020.  (CNBC Indonesia/  Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ekonomi Indonesia pada 2020 mengalami kontraksi alias pertumbuhan negatif. Ini menjadi kontraksi pertama sejak 1998, kala Indonesia bergumul dengan krisis sosial-politik-ekonomi.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tumbuh -2,07%. Jauh memburuk dibandingkan pencapaian 2019 yang tumbuh 5,02% sekaligus jadi yang terendah sejak 1998.


"Perekonomian di berbagai negara pada triwulan IV-2020 membaik dibandingkan sebelumnya, meskipun harus diakui perkembangannya masih lemah. Kita tahu semua negara ada hambatan kerana tingginya kasus Covid-19 dan masih sulit diturunkan. Tidak hanya di Indonesia tetapi banyak negara. Pandemi menyebabkan mobilitas berkurang dan berpengaruh kepada pendapatan dan lemahnya permintaan. Pandemi menghantam dari sisi supply maupun demand," papar Suhariyanto, Kepala BPS.

Dari sisi lapangan usaha, sektor yang mengalami kontraksi paling parah adalah akomodasi dan makan-minum serta transportasi dan pergudangan. Maklum, keduanya adalah yang paling merasakan dampak kebijakan pembatasan sosial (social distancing) demi meredam penyebaran virus yang awalnya mewabah di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China tersebut.


"Tingkat hunian kamar turun, jumlah wisatawan mancanegara turun 75%, ada pula tutupnya hotel dan restoran semasa Covid-19," lanjut Kecuk, sapaan akrab Suhariyanto.

Sementara di sisi pengeluaran, seluruh komponen pembentuknya mengalami kontraksi kecuali konsumsi pemerintah. Tiga motor utama yaitu konsumsi-investasi-ekspor seluruhnya tumbuh negatif.

"Dari sisi sumber pertumbuhan ekonomi selama 2020, Pembentukan Tetap Modal Bruto (PMTB) atau investasi adalah yang terkontraksi paling dalam yaitu -1,63%," ujar Kecuk.

Meski mengalami kontraksi, bahkan yang terparah sejak 1998, tetapi Indonesia tidak sendiri. Covid-19 adalah pandemi global, dan kebijakan social distancing juga diterapkan di hampir seluruh negara. Bahkan kontraksi ekonomi Indonesia lebih landai ketimbang negara-negara lain.

Bagaimana Prospek 2021?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading