Pasokan Batu Bara Terganggu, PLN Optimis Pasokan Listrik Aman

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
27 January 2021 17:35
Melihat Gardu Induk 150kV Kendari. CNBC Indonesia/Muhammad Sabki

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) berkomitmen untuk tetap menjaga ketersediaan dan keandalan listrik bagi masyarakat, termasuk menjaga ketersediaan energi primer bagi pembangkit listrik perseroan.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan risiko pasokan batu bara yang terkendala akibat cuaca dan bencana alam banjir yang masih terus terjadi.


Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Agung Murdifi mengatakan, dalam mengantisipasi risiko pasokan batu bara yang terkendala, PLN berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah dan seluruh pemasok batu bara.

"Untuk mengantisipasi pasokan batu bara akibat adanya bencana alam banjir yang masih terus terjadi, PLN secara intensif melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah dan seluruh pemasok batu bara," tutur Agung, seperti dikutip dari keterangan resmi perseroan, Rabu (27/01/2021).

Menurutnya, PLN yakin bahwa langkah koordinasi yang dilakukan didukung oleh semua pihak. Dukungan tersebut menurutnya akan berdampak pada kelangsungan dan keandalan pasokan listrik bagi seluruh masyarakat.

"Kami optimis dan percaya semua pihak akan mendukung upaya PLN dalam menjamin kelangsungan dan keandalan pasokan listrik untuk memastikan kepentingan nasional dan kepentingan seluruh bangsa Indonesia," tutupnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Ridwan Djamaluddin mengatakan berdasarkan laporan dari PLN, sampai saat ini stok batu bara untuk pembangkit listrik PLN kini hanya cukup untuk lima hari. Biasanya, stok batu bara PLN bisa mencapai sekitar 15 hari dan pengembang listrik swasta (Independent Power Producer/ IPP) mencapai sekitar 20-25 hari.

"Dalam rapat terakhir kemarin, saya sudah tanya pasokan kemarin, tersedia berapa hari? dijawab Direktur Energi Primer PLN, sampai saat ini lima hari," ungkap Ridwan saat konferensi pers, Rabu (27/01/2021).

Namun demikian, lanjutnya, pihaknya akan memprioritaskan dan mengupayakan agar pembangkit listrik PLN tetap berjalan normal.

"Prioritas kami, utamakan listrik PLN nggak mati," imbuhnya.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading