Jokowi Perintahkan Bahlil Cari Investasi Rp 900 T

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
25 January 2021 16:40
Bahlil lahadalia (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk mencari arus investasi, baik dari domestik maupun luar negeri hingga Rp 900 triliun pada tahun ini.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menjelaskan permintaan Jokowi jauh lebih besar dibandingkan dari target yang sudah dicanangkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Target kami Bappenas menyampaikan kurang lebih hampir Rp 886 triliun [di tahun 2021]. Tapi kami dalam arahan Pak Presiden kami itu harus Rp 900 triliun," ujar Bahlil dalam konferensi pers virtual, Senin (25/1/2021).


Target yang diminta kepala negara kepada BKPM lebih tinggi dibandingkan dengan target investasi 2020 yang mencapai Rp 817,2 triliun. Tingginya target investasi yang harus dicapai tahun ini, sambung Bahlil, karena mempertimbangkan program vaksinasi virus Corona (Covid-19) yang sudah berjalan.

Selain itu, juga ditopang dengan berlakunya Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang diharapkan aturan turunannya segera rampung pada Februari 2021.

"Dua hal itu [vaksinasi dan UU Cipta Kerja] cukup memberikan kepercayaan publik kepada pemerintah," jelas Bahlil.

Sebagai informasi, BKPM mencatat realisasi investasi tahun lalu sebesar Rp 826,3 triliun. Realisasi itu mencapai 101,1% dari target investasi yang sebesar Rp 817,2 triliun.

Jumlah investasi pada periode Januari-Desember 2020 naik 2,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 809,6 triliun.

Jika dirinci, investasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 413,5 triliun atau 50,1% dari total investasi, sedangkan dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 412,8 triliun atau 49,9% dari total investasi.


[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading