Internasional

Trump Tebar Ancaman, Ini Pidato Akhir Presiden ke-45 AS

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
20 January 2021 10:36
President Donald Trump speaks during a rally protesting the electoral college certification of Joe Biden as President, Wednesday, Jan. 6, 2021, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan dilantik pada Rabu (20/1/2021) siang waktu setempat. Pelantikan ini terlaksana setelah ia dan wakilnya Kamala Harris didaulat sebagai pemenang Pilpres AS pada 3 November lalu.

Pada kesempatan ini, ada satu hal yang cukup unik terjadi, yakni sikap presiden petahana dan juga rival Biden Donald Trump. Trump dan pendukungnya dirasa belum bisa secara lapang dada menerima kemenangan Biden.


Dalam pidato perpisahannya Selasa (19/1/2021) malam, Trump masih mengeluarkan pernyataan yang tenang namun diakhiri 'ancaman'. Ia pun tidak memberi selamat kepada Biden dalam kesempatan itu.

"Kami telah melakukan apa yang harus kami lakukan di sini, dan lebih banyak lagi," kata Trump seperti dikutip dari www.whitehouse.gov.

"Saya mengambil pertempuran yang sulit, pertarungan yang paling berat, pilihan yang paling sulit, karena itulah yang Anda pilihkan untuk saya lakukan," ucapnya.

Ia menyatakan bangga telah menjadi Presiden AS ke-45. Ia berterima kasih kepada keluarga Gedung Putih dan Wakil Presiden Mike Pence yang telah mendampinginya selama empat tahun terakhir dengan menyebutkan juga beberapa pencapaian dan keberhasilan yang dilakukan selama ia menghuni Gedung Putih.

"Saat saya mengakhiri masa jabatan saya sebagai Presiden ke-45 Amerika Serikat, saya berdiri di hadapan Anda dengan sungguh-sungguh bangga atas apa yang telah kita capai bersama. Kami melakukan apa yang ingin kami lakukan di sini - dan banyak lagi."

Trump mengklaim bahwa dirinya mengakui bahwa pemerintahan baru akan segera menggantikannya. Namun, ada 'ancaman baru' yang ia sampaikan.

"Saya ingin Anda tahu bahwa gerakan yang kami baru saja dimulai," ujarnya lagi.

Trump dilaporkan tidak akan menghadiri pelantikan Biden. Ia akan langsung terbang ke Florida setelah keluar dari Gedung Putih.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading