Utang Pemerintah per Desember 2020: Rp 6.000 T

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
16 January 2021 13:05
Utang Pemerintah

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Keuangan mencatat posisi utang Indonesia hingga akhir Desember 2020 mencapai Rp 6.074,56 triliun. Posisi utang ini naik cukup tajam dibandingkan dengan akhir tahun 2019 lalu.

Dalam satu tahun, utang Indonesia bertambah Rp 1.296,56 triliun dari akhir Desember 2019 yang tercatat Rp 4.778 triliun.


Adapun penambahan utang lebih dari Rp 1.000 triliun ini sudah diprediksi sejak awal oleh Pemerintah. Sebab, pemerintah memerlukan anggaran cukup besar untuk menangani dampak pandemi Covid-19.

Dari buku APBN Kita edisi Januari yang dikutip Sabtu(16/1/2021), utang pemerintah ini didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 85,96% dan pinjaman sebesar 14,04%.



Secara rinci, utang dari SBN tercatat Rp 5.221,65 triliun yang terdiri dari SBN domestik Rp 4.025,62 triliun dan valas Rp 1.196,03 triliun.

Sedangkan utang melalui pinjaman tercatat Rp 852,91 triliun. Pinjaman ini terdiri dari pinjaman dalam negeri Rp 11,97 triliun dan pinjaman luar negeri Rp 840,94 triliun.

Adapun utang dari pinjaman luar negeri ini terdiri dari pinjaman bilateral Rp 333,76 triliun, pinjaman multilateral Rp 464,21 triliun dan pinjaman dari commercial banks Rp 42,97 triliun.

Posisi utang yang naik ini diikuti dengan pelebaran rasio utang menjadi 38,68% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga akhir Oktober lalu.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading