Perkenalkan IDNstore! Cara RI Serang Balik Barang Impor China

News - Ferry Sandi , CNBC Indonesia
14 January 2021 17:15
Menteri Perdagangan (Mendag), M. lutfi (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden) Foto: Menteri Perdagangan (Mendag), M. lutfi (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan (Mendag) M. Lutfi mengakui bahwa pasar Indonesia mendapat gempuran kuat dari barang impor. Produk tersebut bukan hanya masuk lewat pasar tradisional, melainkan juga melalui pasar daring atau toko online secara masif. Kebanyakan produk di toko online tersebut berasal dari China.

"Meminjam istilah Pak Dubes (China), gempur pasar Tiongkok menjadi sangat penting, karena kita digempur banyak (barang impor di) platform digital seperti Shopee dan Lazada," kata M. Lutfi dalam Peluncuran Platform Dagang Digital Indonesia Store (IDNStore), Kamis (14/1/21).

Menurutnya penting bagi Indonesia untuk melakukan 'serangan balik', yakni mampu bersaing secara kualitas dan harga hingga menjual produk Indonesia di dunia. Salah satunya melalui peluncuran IDNStore.


Platform ini diharapkan dapat memungkinkan transaksi secara bisnis-ke-bisnis (B2B) maupun bisnis-ke-konsumen (B2C) antara pelaku usaha Indonesia yang terdaftar dengan calon pembelinya di negara-negara tersebut.

"Saat ini tren ekonomi dunia berubah jadi era kolaborasi. Mudah diumumkan, sulit dijalankan karena kola perlu kepandaian dan kecerdasan tersendiri agar bisa kolaborasi mudah kolab. Ini baru dalam perdagangan dan jadi tren lama ke depan. Karenanya kita nggak bisa lagi menjual sebanyak-banyaknya dan membeli sedikit-dikitnya," sebutnya.

Keterbukaan pasar baik melalui perdagangan dagang perlu menjadi perhatian besar bagi pemerintah. Jangan sampai ketika itu jadi, justru barang impor yang lebih banyak membanjiri dalam negeri. Alhasil, jangankan menembus pasar ekspor, toh dalam negeri saja sudah kalah. Enggan hal itu terjadi, setidaknya ada beberapa komoditas yang bisa terus meningkat.

"Dari 10 barang ekspor terbesar, 3 barang ekspor tergolong baru dan merupakan hasil investasi, yakni besi dan baja, otomotif dan paling surprising perhiasan. Untuk perhiasan kita menjual lebih banyak perhiasan dari sebelumnya dalam sejarah kita. Hampir US$ 8 miliar," sebutnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading