Internasional

Nakes Meninggal Mendadak 2 Hari Usai Disuntik Vaksin Pfizer

News - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
07 January 2021 09:27
A health worker participates in a COVID-19 vaccine delivery system trial in Hyderabad, India, Saturday, Jan. 2, 2021. India tested its COVID-19 vaccine delivery system with a nationwide trial on Saturday as it prepares to roll-out an inoculation program to stem the coronavirus pandemic. Saturday's exercise included necessary data entry into an online platform for monitoring vaccine delivery, along with testing of cold storage and transportation arrangements for the vaccine, the health ministry had said.(AP Photo/Mahesh Kumar A.)

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang tenaga medis wanita di Portugal mendadak meninggal dunia. Sebelumnya ia diberikan suntikan virus Corona Pfizer.

Ia meninggal tepat pada tahun baru atau sekitar 48 jam setelah menerima vaksin. Wanita bernama Sonia Acevedo (41) bekerja di bidang pediatri di Institut Onkologi Portugis di Porto.


Ia pun sebelumnya telah mengubah foto profilnya di Facebook tak lama setelah di vaksin dengan masker wajah. Bahkan menulis pesan 'Divaksinasi Covid-19'.

Melansir Business Today, putri dari Acevedo yakni Vania Figueredo, mengatakan bahwa ibunya hanya mengeluh tentang ketidaknyamanan 'normal' di area di mana dia ditusuk. Tetapi selebihnya ia baik-baik saja.

Ayah dari Acevedo, Abilio, mengatakan kepada harian Portugal Correio da Manha bahwa anaknya tak memiliki masalah kesehatan. Termasuk gejala khusus sebelum kematiannya.

"Dia baik-baik saja. Dia tidak punya masalah kesehatan. Dia mendapat vaksin Covid-19 tetapi dia tidak menunjukkan gejala apa pun. Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya hanya ingin jawaban," kata Abilio, dikutip Kamis (7/1/2021).

Sementara itu, bos dari Sonia Acevedo mengonfirmasi bahwa wanita yang meninggal itu telah divaksinasi virus corona pada 30 Desember 2020 lalu. Ia mengatakan bahwa mereka belum diberitahu tentang efek yang tidak ketika dia ditusuk atau beberapa jam kemudian.

"Sehubungan dengan kematian mendadak seorang asisten operasional dari IPO Porto pada tanggal 1 Januari 2021, Dewan Direksi mengonfirmasi acara tersebut dan menyatakan penyesalan yang tulus kepada keluarga dan teman-teman atas kepastian bahwa kerugian ini juga dirasakan di sini. Penjelasan tentang penyebab kematian akan mengikuti prosedur yang biasa dilakukan dalam keadaan ini," kata Institut Onkologi Portugal dalam sebuah pernyataan.

Acevedo adalah salah satu dari 538 petugas IPO Porto yang menerima vaksin Pfizer / BioNTech.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading