Internasional

Ciamik! China Siap Kirim Ratusan Juta Vaksin ke Seluruh Dunia

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
02 December 2020 13:08
A box for a COVID-19 immunoglobin treatment is displayed at an exhibit by Chinese pharmaceutical firm Sinopharm at the China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) in Beijing, Saturday, Sept. 5, 2020. With the COVID-19 pandemic largely under control, China's capital on Saturday kicked off one of the first large-scale public events since the start of the coronavirus outbreak, as tens of thousands of attendees were expected to visit displays from nearly 2,000 Chinese and foreign companies showcasing their products and services. (AP Photo/Mark Schiefelbein)

Jakarta, CNBC Indonesia - China siap untuk mengirim vaksin corona yang dijanjikannya kepada beberapa negara berkembang di Asia dan Afrika. Hal ini sebagai tindak lanjut dari janji China untuk membuat vaksin bagi semua dan bukan hanya untuk negara maju saja.

Dilansir dari CNN International, China dilaporkan telah menyediakan ruangan dengan luas total 350 meter persegi dengan pengaturan iklim yang mumpuni dan petugas yang dilengkapi alat pelindung diri (APD).

Gudang itu akan segera diisi oleh deretan vaksin Covid-19 buatan China yang telah mendapat persetujuan dari regulator obat negara itu. Dari sana, mereka akan dimuat ke kompartemen jet kargo yang dikendalikan suhu dan diterbangkan ke benua di seluruh dunia.

Dalam beberapa bulan mendatang, China akan mengirimkan ratusan juta dosis vaksin virus corona ke negara-negara yang telah melakukan uji coba tahap terakhir untuk kandidat utamanya. Para pemimpin China juga telah menjanjikan semakin banyak daftar prioritas negara berkembang akses ke vaksin yang berhasil.

Menurut beberapa analis langkah ini dinilai sebagai langkah untuk memperluas pengaruh Beijing di seluruh dunia secara "lunak" serta memperbaiki citra China yang dituduh gagal dalam mengendalikan penyebaran virus corona sehingga menyebar kemana-mana.

"Vaksin merupakan instrumen kebijakan luar negeri untuk mempromosikan kekuatan lunak dan memproyeksikan pengaruh internasional," kata Yanzhong Huang, seorang rekan senior untuk kesehatan global di Dewan Hubungan Luar Negeri yang berbasis di Washington, Rabu (2/12/2020).

Sebelumnya dalam pandemi, upaya China untuk menyumbangkan masker dan pasokan lain ke negara-negara yang terkena virus itu ternoda oleh laporan pasokan berkualitas buruk, dan tuduhan bahwa Beijing meluncurkan kampanye disinformasi untuk mengubah narasi virus corona.

Saat ini China memperkuat kebijakan luar negerinya soal vaksin dibanding Trump yang menekankan pada "America First" dalam penyuntikan vaksin tersebut. Beberapa perusahaan seperti Sinopharm, CanSino Biologics, dan China National Biotech Group (CNBG) telah menekan MoU penjualan kepada beberapa negara seperti Meksiko, Brazil, Turki, dan Uni Emirat Arab (UEA), termasuk Indonesia.



[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading