MARKET DATA

Musim Hujan, Awas Harga Sembako 'Beterbangan'!

Lidya Julita Sembiring-Kembaren,  CNBC Indonesia
01 December 2020 11:37
Musim Hujan, Awas Harga Sembako 'Beterbangan'!
Ilustrasi Panen Sayur (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Selepas deflasi tiga bulan beruntun selama 3 bulan, Indonesia membukukan inflasi dalam dua bulan terakhir. Salah satu penyebabnya adalah dimulainya musim hujan yang mempengaruhi produksi dan distribusi.

"Inflasi berlanjut pada November sebesar 0,28% month-to-month (MtM). Memang perlu diwaspadai terkait dimulainya musim penghujan," kata Setianto, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Kelompok bahan makanan mengalami inflasi 0,86% MtM pad November 2020, tertinggi di antara kelompok lainnya. Menurut Setianto, ini tidak lepas dari dampak musim penghujan.

"Ke depan, terkait cuaca, ombak dan curah hujan tinggi bisa menghambat distribusi barang dari produsen ke konsumen," katanya.

(aji/aji) Add logo_svg as a preferred
source on Google
Next Article Harga Ayam & Telur Naik Seadanya, Inflasi Juli Diramal 0,04%


Most Popular
Features