Siap-Siap! Bakal Dibuka 3 Trayek Bus ke Puncak

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
17 November 2020 15:57
Bus Listrik

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusulkan 41 trayek angkutan baru bus untuk operasional bus di wilayah Jabodetabek. Hal ini terungkap ketika Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi rapat kerja di Komisi V DPR RI.

Dalam dokumen Kemenhub, tertulis bahwa 41 trayek baru ini tersebar di berbagai wilayah di Jabodetabek. Rute usulan Kota Bogor sebanyak 7 trayek, Depok 17 trayek, Kota Tengerang 3 trayek, dan Kota Bekasi 3 trayek.

Adapun 8 trayek sisanya mengacu pada rute angkutan umum pada trayek berdasarkan Rencana Umum Transportasi Jabodetabek (RUJT) dan Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ). Sebanyak 41 trayek ini diusulkan diakomodasi melalui skema Buy the Service (BTS).


"Buy the Service ini menjadikan suatu konsep di perkotaan seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang sehingga masyarakat itu disubsidi," kata Budi Karya Sumadi dalam rapat kerja di Komisi V DPR RI, Selasa (17/11/20).

"Antara kemampuannya dengan cost itu kita subsidi sehingga swasta bisa masuk ke kegiatan itu dengan adanya subsidi pemerintah," lanjut mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II ini.

Skema Buy the Service sudah diberlakukan di berbagai daerah. Di Jabodetabek sendiri, Budi Karya menjelaskan bahwa bus-bus ini sempat dimanfaatkan untuk mengangkut calon penumpang KRL yang terdampak pembatasan kapasitas.

"Ini sebagai contoh kemarin pada saat kereta api overload, kita memberikan bus-bus gratis dari Bogor ke Jakarta dan Jakarta ke Bogor. Juga dari Bekasi dan juga dari Tangerang," urainya. dan

Ke depan, dari 41 trayek baru, sebanyak 3 trayek secara khusus mengambil rute ke kawasan Puncak, Bogor. Rute-rute ke puncak yakni Baranangsiang - Puncak, Kampung Rambutan - Puncak, dan Cibubur - Puncak.

Kemenhub mencatat, waktu operasi diproyeksikan mulai pukul 05.00 hingga 21.00. Di antara jam operasional itu terdapat peak hour pukul 05.00 sampai 08.00 pagi dan pukul 16.00 hingga 19.00 sore. Ketika peak hour atau jam padat ini headway antar keberangkatan bus dilakukan per 15 menit.

Adapun dalam waktu off peak atau jam longgar, headway keberangkatan dilakukan per 30 menit. Off peak ini mulai pukul 08.00 sampai 16.00 dan pukul 19.00 hingga 22.00.

Trayek ini di bawah wewenang Badan Pengatur Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Anggaran sebesar Rp 100 miliar disiapkan BPTJ untuk program Buy the Service ini. Subsidi tersebut membuat total pagu BPTJ bertambah dari Rp 350 miliar menjadi Rp 450 miliar di tahun 2021.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading