Internasional

Makin Gila, Corona di AS Tembus 11 Juta

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
16 November 2020 09:14
People gather along 16th street in front of the White House to celebrate the presidential race being called in favor of President-elect Joe Biden over President Donald Trump, Saturday, Nov. 7, 2020, in Washington. His victory came after more than three days of uncertainty as election officials sorted through a surge of mail-in votes that delayed the processing of some ballots. (AP Photo/Pablo Martinez Monsivais)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah kasus warga terinfeksi corona (Covid-19) diĀ Amerika Serikat (AS) makin meningkat. Kini angkanya melewati 11 juta pada Minggu (15/11/2020).

Sebagaimana dihitung Reuters, Negeri Paman Sam mencatat kenaikan hingga satu juta lebih kasus baru hanya dalam delapan hari. Sebelumnya kasus tercatat mencapai 10 juta.



Ini menjadi rekor dari yang pernah ada sebelumnya. Awalnya butuh 10 hari untuk kasus naik dari 9 ke 10 juta dan 16 hari untuk kasus naik dari 8 ke 9 juta.

Media ini menulis, rata-rata AS melaporkan lebih dari 144.000 kasus harian baru tujuh hari terakhir. AS juga melaporkan angka kematian rata-rata 1.120 setiap hari.

Texas dan California jadi negara bagian dengan kasus tertinggi di AS. Keduanya menyumbang 2,1 juta kasus atau sekitar 19% dari total kasus sejak pandemi dimulai di negara itu.



Rawat inap di AS juga meningkat tajam melebihi 69.000 per Sabtu (14/11/2020). Ini pun akhirnya membuat penasihat utama Presiden AS terpilih Joe Biden menyerukan tindakan tegas untuk mengendalikan pandemi seraya memperingatkan bahwa sistem perawatan kesehatan AS sudah di titik kritis.

Sementara itu negara bagian di Midwest tetap menjadi wilayah yang terpukul hebat corona, berdasarkan kasus terbanyak per kapita. North Dakota, South Dakota, Wisconsin, Iowa dan Nebraska jadi negara bagian AS yang paling parah terkena dampak.

Illionis, yang muncul sebagai pusat pandemi baru di wilayah ini, bahkan melaporkan lagi rekor harian kasus di Jumat (13/11/2020). Di mana ada 15.433 kasus, terbanyak di negara manapun di AS dalam periode 24 jam, melampaui Florida yang sebelumnya mencatat 15.300 kasus di Juli.

Hal ini menyebakan sejumlah negara bagian kembali memberlakukan pembatasan untuk mengekang aktivitas penyebaran virus. North Dakota misalnya mewajibkan penggunaan masker di depan umum.

Gubernur negara bagian lain juga mendesak penduduk untuk tetap tinggal di rumah sebanyak mungkin. Gubernur Nevada, Steve Sisolak pun melaporkan bahwa dirinya menjadi gubernur keempat di AS yang positif corona.

AS kini menyumbang 20% dari total 54 juta kasus corona global. Hampir 19% dari 1,31 juta kematian global ada di negeri itu.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading