6 Bulan Berjalan, Anggaran Stimulus Listrik Terserap 56%

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
25 September 2020 14:25
Petugas memeriksa meteran listrik di Rusun Muara Baru, Jakarta Utara, Senin (8/1/2018).

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero), operator kelistrikan nasional, mengungkapkan telah menyerap dana stimulus listrik dari pemerintah sebesar Rp 8,4 triliun sejak April-September 2020 atau sekitar 56% dari total anggaran stimulus listrik yang diperkirakan mencapai Rp 15 triliun hingga akhir tahun ini.

Seperti diketahui, pemerintah memberikan beberapa stimulus listrik kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Dengan stimulus ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Capital dan Management PT PLN (Persero) Syofvi Felienty Roekman. Dia mengatakan, dana tersebut dinikmati oleh sejumlah pelanggan PLN seperti pelanggan rumah tangga bersubsidi berdaya 450 Volt Ampere (VA), 900 VA, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), hingga pelanggan bisnis dan industri kecil.


"Hingga September, jumlah stimulus Covid-19 yang telah dikeluarkan mencapai Rp 8,4 triliun," paparnya dalam acara NGOPI BUMN secara daring pada Kamis (24/09/2020).

Stimulus ini di antaranya berupa listrik gratis untuk pelanggan rumah tangga berdaya 450 VA, diskon 50% untuk rumah tangga berdaya 900 VA bersubsidi yang diberikan sejak April. Kemudian listrik gratis untuk industri kecil dan bisnis kecil berdaya 450 VA yang berlaku sejak Mei 2020, serta pembebasan biaya beban dan ketentuan rekening minimum untuk pelanggan bisnis, sosial dan industri.

Terkait kebijakan listrik gratis bagi pelanggan bisnis kecil dan industri kecil berdaya 450 VA yang berlaku sejak Mei 2020, dana yang telah terserap untuk program ini mencapai Rp 94 miliar dari total anggaran Rp 151 miliar hingga akhir tahun ini.

Selain itu, PLN juga memberikan stimulus bagi pelanggan UMKM melalui program Super Merdeka berupa keringanan Biaya Penyambungan (BP) Tambah Daya sebesar 75%. Program ini diberikan untuk untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan ekonomi bagi UMKM dan Industri Kecil Menegah (IKM).

Dia mengatakan program ini memberikan keringanan bagi pelanggan golongan tarif bisnis dan industri tegangan rendah mulai dari daya 450 VA sampai 13.200 VA, dengan pilihan daya akhir sampai dengan daya 16.500 VA. Layanan ini berlaku sejak 4 September 2020 hingga 3 Oktober 2020.

"Hingga 18 September, sebanyak 12.500 pelanggan telah melakukan pembayaran untuk mendapatkan program ini," jelasnya.

Seperti diketahui, pemerintah mengalokasikan tambahan subsidi listrik hingga Rp 15,39 triliun dengan total penerima manfaat mencapai 33,64 juta pelanggan. Hal ini sebagai bentuk penanganan dampak pandemi Covid-19 yang akan dirasakan masyarakat hingga akhir tahun ini.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, menyebutkan ada tiga bentuk stimulus untuk meringankan tagihan listrik masyarakat terdampak Covid-19, antara lain diskon tarif 50% dan 100%, pembebasan ketentuan rekening minimum, dan pembebasan biaya beban atau abonemen.

Adapun cara mendapatkan listrik gratis pelanggan pra-bayar yaitu:
Bagi pelanggan pra-bayar besaran bantuan diperhitungkan berdasarkan rata-rata jumlah pemakaian pelanggan tertinggi antara Januari hingga Maret 2020.

Token listrik stimulus Covid-19 bisa didapatkan melalui website, dengan cara:
1. Buka Alamat www.pln.co.id kemudian pilih menu Stimulus Covid-19 (Token Gratis/Diskon).
2. Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter.
3. Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di Layar.
4. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

PLN juga menggunakan layanan WhatsApp untuk mempermudah pelanggan mendapatkan token listrik dengan cara:
1. Buka Aplikasi WhatsApp.
2. Chat WhatsApp ke 08122-123-123 , ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID Pelanggan.
3. Token gratis akan muncul
4. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan. 


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading