Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 & PEN Baru 34%

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
11 September 2020 19:03
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Tangkapan Layar Youtube BNPB Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah mengumumkan, realisasi anggaran program penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN), sampai dengan 2 September 2020 baru terserap 34% atau Rp 237 triliun dari pagu anggaran Rp 695,2 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan PEN, Airlangga Hartarto menjelaskan realisasi yang baru terserap 34% tersebut sudah lebih meningkat jika dibandingkan realisasi pada Semester I-2020, yang mencapai 30,9%.

"Secara total pagu mengalami kenaikan sebesar 30,9% yang di semester 1 sebesar Rp 124,62, per tanggal 2 kemarin sudah Rp 237 triliun," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (11/9/2020).

Airlangga merinci, di bidang kesehatan, sudah terserap 31,6% dari pagu anggaran Rp 87,5 triliun. Perlindungan sosial sudah terserap 62,8% dari pagu anggaran Rp 203,90 triliun.

Di bidang Sektoral/Pemerintah daerah sudah terserap 27,8% dari pagu anggaran Rp 106 triliun, dan UMKM sudah terserap 91,4% dari pagu anggaran Rp 123 triliun.

Untuk bisa meningkatkan serapan anggaran penanganan covid-19 dan PEN hingga 100% atau Rp 695,2 triliun, salah satu cara yang ditempuh pemerintah adalah dengan melakukan kebijakan program sampai dengan Desember 2020. Beberapa program pun dilanjutkan hingga 2021.

"Untuk mendorong realisasi adalah perpanjangan berbagai program sampai Desember, kemudian ada beberapa program berbagai klaster yang sedang didorong oleh pemerintah," ujarnya

"Beberapa program perlindungan sosial terus dioptimalkan baik itu PKH, sembako, bansos, diskon listrik, dan BLT yang ini akan terus didorong dan sebagian akan dilanjutkan di anggaran 2021," kata Airlangga menambahkan.



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading