Kalau Lihat Data Ini, RI Memang Kayaknya Bakal Resesi...

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
13 July 2020 11:42
Pagebluk Covid-19 menjadi masa paling suram bagi Yani, pengusaha konveksi pakaian asal Jakarta, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Bagaimana tidak, omset usaha yang dirintisnya sejak dulu menurun dengan sejumlah order atau pesanan dibatalkan. (7/7/20). CNBC Indonesia/Tri Susilo

Jakarta, CNBC Indonesia - Kinerja sektor manufaktur Indonesia pada kuartal II-2020 mengalami penurunan yang sangat dalam. Ini memberi gambaran bahwa kontraksi (pertumbuhan ekonomi) ekonomi sudah tidak bisa dihindari lagi.

Bank Indonesia (BI) melaporkan, angka Prompt Manufacturing Index (PM) pada kuartal II-2020 sebesar 28,55%. Anjlok dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar 45,64% dan periode yang sama pada 2019 yaitu 52,66%.

BI mulai mencatat dan mengumumkan data PMI pada 2010. Angka 28,55% menjadi yang terendah sepanjang sejarah pencatatan PMI.


Seperti halnya PMI manufaktur keluaran IHS Markit, angka 50 adalah titik awal. Jika angkanya berada di bawah 50, berarti dunia usaha tidak melakukan ekspansi, yang ada malah kontraksi.

PMI versi BI dibentuk dari lima komponen yaitu volume produksi, volume pesanan barang input, volume persediaan barang jadi, jumlah tenaga kerja, dan kecepatan penerimaan barang input. Seluruhnya berada di zona kontraksi.

Pada kuartal II-2020, sub-indeks volume produksi berada di 25,36%, terendah dalam tiga tahun terakhir. Responden menyatakan bahwa kondisi tersebut masih dipengaruhi oleh penurunan permintaan dan gangguan distribusi akibat pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19).

Kemudian sub-indeks pesanan barang input tercatat 28,95%. Menurunnya volume pesanan barang input sejalan dengan penurunan kegiatan produksi, lagi-lagi akibat pandemi Covid-19.

Lalu sub-indeks volume persediaan barang jadi berada di 32,28%. Sementara sub-indeks jumlah tenaga kerja adalah 31,84%. Terakhir, sub-indeks kecepatan penerimaan barang input berada 26,16%.

pmiBank Indonesia

Kontraksi Ekonomi Mustahil Dihindari
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading