Lagi Butuh Uang, Waskita Siap Jual 4 Ruas Tol

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
01 July 2020 18:58
Jokowi Resmikan Tol Pejagan-Pemalang dan Pemalang-Batang (Setpres RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Utang PT Waskita Karya mencapai Rp 89 triliun. Kondisi ini membuat perseroan harus kembali melepas kepemilikan sejumlah ruas tol yang sudah dibangun dan dikelolanya.

Direktur Utama PT Waskita Karya Destiawan Soewardjono menjelaskan bahwa ada tol yang akan dilepas penuh. Tetapi ada juga tol yang bakal dilepas sebagian porsi kepemilikannya.

"Waskita akan mendivestasikan tol Becakayu, Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang. Serta switch yang di Cibitung-Tanjung Priok dari mayoritas menjadi minoritas," ungkapnya dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (1/6/20).


Waskita memang butuh dana segar yang bakal digunakan untuk membangun sejumlah ruas tol baru. Karena itu, dia menargetkan 4 Ruas tol tersebut bisa terjual secepatnya.

"Kami harapkan bisa terlaksana tahun ini sehingga akan membantu mengembalikan equity yang turun," bebernya.

Dia mengaku bahwa kondisi keuangan Waskita tengah mengalami defisit. Kendati begitu, dia menyebut ada upaya-upaya untuk mengembalikan arus kas.

"Terkait dengan kas waskita yang defisit memang saat ini kondisinya seperti itu. Tapi upaya upaya yang kami lakukan adalah meningkatkan proses penagihan piutang, kemudian menjadikan tagihan bruto menjadi piutang usaha, bahkan bisa dilanjut dengan pencairan sehingga ini akan membantu kas operasi kami," urainya.

Sejauh ini, dia mencatat piutang usaha per Mei 2020 sebesar Rp 4,8 triliun. Kemudian tagihan bruto Rp 23,5 triliun dan ada piutang lain-lain sebesar Rp 8 triliun.

"Kalau proses pencairannya lebih cepat ini akan membantu operasional di 2020," tegasnya.

Di sisi lain, pihaknya juga bakal mengajukan penyertaan modal negara (PMN). Dia tak menyebut angka yang diajukan, hanya saja menurutnya PMN ini sudah sangat dibutuhkan.

"Kami menginginkan PMN. Kami menyiapkan untuk mengajukan penerimaan PMN. Menurut saya saat ini Waskita perlu suntikan itu. Kami akan sampaikan ke Kementerian BUMN untuk dibantu mengajukan PMN," tuturnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading