Bos Waskita Bocorkan Alasan Obral Seluruh Tol

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
23 November 2022 20:42
Emiten konstruksi BUMN, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melalui anak perusahaannya, PT Waskita Toll Road ( WTR ) telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) dengan PT Sarana Multi Infrastruktur ( SMI ) dalam rangka divestasi 55% kepemilikan WTR pada PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT ), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang memiliki hak konsesi atas ruas tol Cimanggis Cibitung. Foto: Ruas jalan tol Cimanggis-Cibitung. (Dok. Waskita Karya)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Waskita Karya (Persero) Tbk Destiawan Soewardjono blak-blakan untuk menyehatkan perusahaan harus menjual seluruh kepemilikan tol. Melihat perseroan dalam kondisi utang yang menggunung.

Hal ini terungkap pada Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Senin (21/11/2022). Dimana Anggota Komisi VI DPR RI melakukan komunikasi interaktif dalam rapat.

"Jadi supaya bisa menyehatkan kondisi keuangan Waskita berapa kilometer yang harus didivestasi?" tanya Nusron.

Sementara Dirut WSKT Destiawan menjawab "Ya semuanya tapi sebagai gambaran Krian Legundi Bunder ini BPJT-nya kurang lebih 40 ribu LHR (lalu lintas harian) tapi realisasi beroperasi saat ini baru 5.000 ini berat buat kami," jelasnya.

Dalam paparannya ada 12 ruas tol yang dimiliki oleh oleh Waskita sepanjang 843 kilometer, sebanyak 195 kilometer atau 23% yang sudah beroperasi penuh dan sebagian. Sisanya 648 kilometer atau 77% dalam masa konstruksi.

Beberapa ruas tol yang dimiliki Waskita antara lain:

- Kuala Tanjung - Tebing Tinggi - Parapat (143,25 km)
- Kayu Agung - Palembang - Betung (111,69 km)
- Depok - Antasari (27,95km)
- Cimanggis - Cibitung (26,18 km)
- Bekasi - Cawang - Kampung Melayu (16,78 km)
- Ciawi - Sukabumi (54 km)
- Cisumdawu (60,10 km)
- Kanci - Pejagan (35 km)
- Pejagan - Pemalang (57,5 km)
- Pasuruan - Probolinggo (47,75 km)
- Krian Legundi - Bunder - Manyar (38,29 km)
- Pemalang - Batang (39,2 km).

Nilai utang Waskita cukup tinggi mencapai Rp 82,4 triliun, dan perseroan menargetkan penurunan utang mencapai Rp 23 triliun pada 2025.

Destiawan juga menjelaskan ada tiga ruas tol yang akan didivestasi. mulai dari Tol Pemalang - Batang, Bekasi - Cawang - Kampung Melayu, dan tol Pasuruan - Probolinggo.

"Awal tahun depan 1 ruas lagi kami lepas untuk PBTR (Pemalang Batang Tol Road) dalam proses kajian dalam calon investor baru," kata Destiawan.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading