Indonesia Investment Authority Akan Kelola 2 Ruas Tol Waskita

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
27 June 2022 13:20
PT Waskita Toll Road (WTR). (Dok. Waskita Toll Road)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Waskita Karya (Persero) Tbk akan melakukan divestasi 5 ruas tol pada tahun ini. Aksi korporasi ini dilakukan untuk mengurangi beban utang yang tengah menggunung. Dua diantaranya akan diambil alih Indonesia Investment Authority (INA).

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono menjelaskan, tahun 2022 ini perusahaan merencanakan untuk mendapatkan gain divestasi jalan tol sebesar Rp 2,98 triliun untuk 5 ruas.

Berikut rinciannya :


- PT Semesta Marga Raya (SMR) Rp 471 miliar
- PT Pejagan Pemalang Tol Road (PPTR) Rp 1,1 triliun
- PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol (TJPJT) Rp 359 miliar
- PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR) Rp 583 miliar
- PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) Rp 306 miliar
- PT JSN (kompensasi) Rp 161 miliar.

"Sampai Mei ini belum ada terjadi (divestasi) direncanakan pada akhir Juni ini untuk JJT diambil alih SMI kita akan lakukan penandatanganan kesepakatan," kata Destiawan pada Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Selasa Senin (27/6/2022).

Sementara itu Indonesia Investment Authority (INA) juga akan mengambil dua ruas akan dilaksanakan pada bulan Juli.

"Juga ruas PBTR yang diambil. Jadi tahun 2022 ada 5 ruas tol akan didivestasi," jelasnya.

Dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2022 ditargetkan beban keuangan WSKT dapat menurun menjadi Rp 3,78 triliun dari Rp 4,84 triliun di tahun 2021.

Sedangkan dari pendapatan usaha dipatok naik menjadi Rp 29,4 triliun di tahun 2022 dari Rp 12,2 triliun di 2021, yang disumbang dari peningkatan nilai kontrak yang mencapai Rp 30,7 triliun dari Rp 20,4 triliun di tahun 2021.

Namun pada tahun 2022 ini WSKT diproyeksikan masih menorehkan kerugian yang cukup besar mencapai Rp 1,1 triliun, meski menurun dari tahun 2021 sebesar Rp 1,84 triliun.

"Adanya divestasi ini akan membantu penurunan liabilitas dan total aset WSKT. Sedangkan dari rasio keuangan ditargetkan debt to equity turun jadi 3,99,"


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bos INA Beberkan Ketimpangan Infrastruktur RI dan Negara Maju


(dce)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading