Kok 40 Tahun RI Bangun Jalan Cuma 780 Km? Ini Kata Jokowi!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
14 April 2022 10:46
Presiden Joko Widodo Saat Acara Penandatanganan Perjanjian oleh Indonesia Investment Authority (INA) Tahun 2022, 14 April 2022. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kesekian kalinya mengungkit minimnya pembangunan infrastruktur di Indonesia di masa lalu, terutama pembangunan ruas jalan tol.

Catatan Jokowi dalam 40 tahun terakhir, Indonesia hanya mampu membangun 780 kilometer jalan tol. Namun sejak 2014 hingga saat ini, pemerintah bisa membangun sepanjang 1.900 kilometer jalan tol.


Saat memberikan pengarahan dalam penandatanganan perjanjian oleh Indonesia Investment Authority (INA), Jokowi membeberkan alasan di balik minimnya pembangunan infrastruktur di masa lampau.

"Saya lihat problemnya selalu pembiayaan," kata Jokowi, Kamis (14/4/2022).

Jokowi memandang, pemerintah pada saat itu tidak memiliki opsi yang beragam dalam mencari alternatif pembiayaan infrastruktur. Kala itu, beban pembangunan dipikul kas negara.

"Ketergantungan pada APBN, ketergantungan pada keuangan yang dimiliki BUMN kita atau diserahkan kepada swasta, yang ternyata dalam sekian tahun tidak berjalan dengan baik," tegas Jokowi.

Deretan alasan tersebut menjadi alasan kuat pemerintah membentuk INA, sebuah Sovereign Wealth Fund yang dibentuk sebagai salah satu alternatif untuk mencari pembiayaan untuk pembangunan.

"Ini adalah sebuah alternatif, scheme pembiayaan yang sebelumnya enggak pernah kita pikirkan. Muncul," tegasnya.

Sebagai informasi, INA bersama Hutama Karya meneken perjanjian strategis pembiayaan dengan nilai mencapai lebih dari Rp 39 triliun. Perjanjian ini akan mencakup pembangunan ruas jalan tol Trans Sumatera dan Trans Jawa.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi: Apapun Cacian, Hinaan, Saya Tetap Lurus Terus!


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading