Malaysia & Singapura Terancam Resesi, RI? Rasanya Tidak...

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
01 June 2020 13:22
Singapore currency notes are seen through a magnifying glass among other currencies in this photo illustration taken in Singapore April 12, 2013. REUTERS/Edgar Su
Ya, kekuatan domestik memang menjadi kunci bagi negara seperti Indonesia untuk bertahan dari jerat resesi. Dengan populasi yang lebih dari 270 juta jiwa, warga +62 hanya makan-tidur-makan-tidur selama #dirumahaja pun ekonomi masih bisa tumbuh sedikit di bawah 3% pada kuartal I-2020.

Indonesia juga begitu mengandalkan konsumsi domestik sebagai penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB). Pada kuartal I-2020, konsumsi rumah tangga menyumbang hampir 60% dari pembentukan PDB.

Kekuatan domestik yang luar biasa membuat Indonesia kurang bergantung kepada faktor eksternal. Ekspor hanya menyumbang tidak sampai 20% dalam pembentukan PDB.




Bandingkan dengan Malaysia. Pada 2019, ekspor berkontribusi 65,22% dalam pembentukan PDB Negeri Harimau Malaya. Lebih dari separuh ekonomi Malaysia disumbang oleh ekspor, sehingga saat permintaan dunia menurun akibat pandemi virus corona maka jalan menuju resesi menjadi sangat terbuka.

Lebih edan lagi di Singapura. Tahun lalu, nilai ekspor Singapura mencapai 173,52% dari PDB. Singapura adalah negara dengan rasio ekspor terhadap PDB tertinggi di dunia.



Ekonomi Singapura bakal merana kalau ekspor mereka bermasalah. Risiko resesi menjadi sangat tinggi.

TIM RISET CNBC INDONESIA





(aji/aji)
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading