Dampak Corona

Gokil! Harga Mobil Bekas Terjun Bebas, Diskon Rp 30 Jutaan

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
18 May 2020 13:49
Pekerja menyelesaikan pemasangan atap mobil di bengkel mobil di kawasan, Tangerang, Banten, Jumat (14/9). Perusahaan-perusahaan asuransi membatasi usia kendaraan yang boleh diikutsertakan dalam program asuransi. Asuransi kendaraan yang bisa dipilih, comprehensive untuk pergantian apabila beberapa bagian mobil rusak atau keserempet. Atau bisa juga total loss only untuk pergantian apabila mobil hilang. Asuransi kan terima mobil sampai usia mobil 9 tahun untuk comprehensive atau 15 tahun untuk TLO (total loss only).  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia - Bisnis mobil bekas menjadi salah satu sektor yang paling terdampak dari masa pandemi virus corona. Penjualan benar-benar anjlok dalam dua hingga tiga bulan terakhir dan harga mobil bekas pun terjun bebas.

"Penurunan lumayan jauh, kita rata-rata minimal jual 30-40 unit per bulan. Sekarang turun jadi cuma tersisa 5% sekitar hanya 1-2 mobil per bulan. Terasa di pertengahan Maret mulai drop," kata pemilik Nava Sukses Motor, Khoirul Fahmi kepada CNBC Indonesia, Senin (18/5).

Penurunan penjualan tidak lepas dari melemahnya daya beli masyarakat akibat tidak menentunya kondisi pandemi. Juga prioritas yang saat ini lebih mengutamakan kebutuhan pokok. 




"Yang nanya-nanya dari kemarin selalu ada, tapi kadang-kadang uangnya ngga cukup. Jadi pasar sebenarnya masih ada pembelinya," sebut Fahmi.

Akibat permintaan yang terus turun, sejumlah mobil harus mengalami penurunan harga yang cukup tajam. Hal itu dilakukan demi tetap menarik minat masyarakat untuk tetap berbelanja.

"Turunnya bisa 30 jutaan, misal Kijang Innova 2015, showroom biasa jual normal Rp 185 juta, sekarang paling showroom menjual di Rp 155 juta. Kemudian Mobilio 2014 lumayan juga, biasa jual Rp 120-125 juta, sekarang paling Rp 95 juta, di bawah Rp 100 juta udah punya Mobilio," paparnya.



[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading