Penjualan Otomotif Hancur Lebur, Inikah Sinyal Krisis?

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
16 May 2020 10:22
Mobil ekspor di pelabuhan IPCC, Tanjung Priok. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah memberikan dampak dahsyat pada penurunan tajam penjualan kendaraan baik mobil hingga 90% maupun sepeda motor 70% sepanjang April 2020.

Pandemi Covid-19 ini menyebabkan penjualan kendaraan mencapai penurunan terendah sepanjang sejarah. Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi mengakui, pandemi Covid-19 menjadi pukulan luar biasa terhadap industri otomotif.

Gaikindo mencatat, penjualan mobil pada April 2020 turun 90,6% atau hanya terjual 7.871 unit saja dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya 84.056 unit. Jika dibandingkan penjualan Maret 2020, turun 89,7% dengan penjualan 76.811 unit.

"Kalau melihat hasil bulan April yang wholsesale-nya adalah luar biasa turun jadi kira-kira turunnya sekitar 90% dibanding kondisi normal, jadi cuma mencapai angka 8.000 saja tidak mencapai, dan ini merupakan suatu pukulan yang luar biasa," kata Yohannes dalam acara MarkPlus Industry Roundtable, Jumat (15/5).

Ia memprediksi, situasi penurunan tajam masih akan terjadi sepanjang Mei, pasalnya banyak daerah yang menerapkan kebijakan PSBB.


"Dan menjelang Hari Suci Idul Fitri, sehingga kemungkinan besar penjualan mobil akan tetap menurun, akan lebih rendah dibanding bulan April," ungkapnya.

Menurutnya, kondisi ini menjadi semakin berat mengingat kapasitas produksi mobil di Indonesia bisa mencapai 2,2 juta sampai 2,3 juta unit setiap tahunnya.

Bahkan, jika ditambah dengan pabrik baru dari Hyundai Motor Company yang ditargetkan beroperasi tahun depan, maka total kapasitas produksinya bisa mencapai 2,5 juta unit.

"Jadi bisa dibayangkan dengan 2,5 juta kapasitas produksi, sedangkan market di Indonesia mungkin tahun depan belum bisa pulih seperti normal," ungkapnya.


Apakah Ini Tanda Krisis?

 


[Gambas:Video CNBC]



Kinerja Otomotif Lebih Parah dari 98, Apakah Bakal Krisis?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading