Mobil Bekas Banting Harga Tapi Ada Kabar Buruknya, Apa Itu?

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
18 May 2020 14:52
Ilustrasi Mobil
Jakarta, CNBC Indonesia - Bagi yang mengincar mobil bekas saat ini memang momennya karena harga hancur-hancuran di tengah pandemi covid-19, harganya bisa turun Rp 30 jutaan untuk mobil bekas seratusan juta rupiah. Bagi yang membeli dengan cara tunai akan diuntungkan tapi dengan cara kredit justru jadi kabar buruk.

Turunnya harga mobil bekas memang karena permintaan yang anjlok. Pemilik Nava Sukses Motor yang berada di Jl. Madrasah No. 23, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Fahmi mengungkapkan bahwa penjualan yang biasanya mencapai 40 unit per bulan, kini anjlok menjadi 1-2 unit saja.

Ia mengungkapkan salah satu faktor turunnya penjualan adalah pengetatan regulasi dari perusahaan leasing atau pembiayaan. Ini karena dampak pandemi covid-19 cukup memukul sektor pembiayaan karena permintaan yang anjlok parah.


"Kita sekarang tergantung gimana leasing. Biasanya akan membaik ketika leasing longgarin dari kredit itu sendiri. Sementara mereka masih ketat regulasinya segala macem," katanya kepada CNBC Indonesia, Senin (18/5).



Pengetatan yang dimaksud di antaranya dalam hal pembayaran down payment (DP). Biasanya leasing memperbolehkan pembeli untuk membayar uang muka dengan angka yang tergolong kecil, namun kini sudah harus berkali-kali lipat dari itu.

"Hari biasa rata-rata Rp 5 juta. Sekarang ikut aturan normal. Paling minim bisa DP Rp 15 juta per satu mobil, selebihnya Rp 20 juta, Rp 30 juta, bahkan Rp 40 juta. Itu pun kita Sudah menurunkan harga dari sebelumnya. Biar harga DP nggak terlalu besar. Namun proses kredit pengajuannya ketat banget sekarang," sebut Fahmi.

Fahmi menyebut nilai DP pada waktu normal yang dipatoknya tergolong murah dibanding showroom lain. Namun, ketika ada aturan ketat dari leasing, maka ia tetap harus mengikutinya.

Harapan mulai muncul ketika pemerintah mulai mewacanakan untuk melakukan pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) usai lebaran mendatang. Sehingga ada potensi ekonomi kembali bergerak, meski diperkirakan bakal tetap lambat.

"Harapannya setelah PSBB berakhir, otomatis ekonomi mulai jalan. Mudah-mudahan dia (perusahaan leasing) mulai longgarin dikit demi sedikit. Kalau balik langsung seperti semula butuh waktu deh, minimal awal tahun," katanya.

[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading