Tenang, Adidas hingga Nike Masih Terus Berproduksi di RI

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
06 May 2020 08:04
Ribuan pengunjung terlihat mengantre masuk ke plaza Gedung District 8, SCBD, Jakarta Selatan (08/11/2019). Terdapat beberapa brand sepatu yang merilis produk hasil kolaborasi eksklusifnya, diantaranya sepatu Compass, Untold, Rafheoo Footwear, hingga G-Shock. Selain itu, ada pula kolaborasi eksklusif seperti ublic Culture, FR2 (Fxxcking Rabbit), Atmos, hingga Round Two by Sean Wotherspoon.(CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC IndonesiaIndustri alas kaki Indonesia ternyata sudah lama dipercaya sebagai basis produksi sepatu ternama dunia seperti Adidas, Nike, New Balance dan lainnya.

Lalu, apakah pandemi corona berdampak pada penurunan permintaan pesanan (order) ke industri dalam negeri?




Ketua Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko menyebut sejumlah pabrik yang memproduksi brand sepatu kenamaan dunia seperti Adidas dan Nike masih terus menjalankan aktivitasnya. Ia mengungkapkan, total ada 22 pabrik sepatu dalam negeri yang dipercaya.

Dalam masa pandemi COVID-19 saat ini, ia meyakini perjanjian kontrak juga masih terus berjalan. Sehingga, pegawai masih terus bekerja secara normal.

"Ketika mereka (brand luar) sudah memilih satu pabrik dengan kapasitas satu juta pasang. Otomatis satu juta pasang akan diisi terus mereka. Jadi problem yang ada sekarang order ke kita masih normal, corona ini yang buat pemerintah untuk keluarkan aturan adanya penundaan pengiriman. Tapi nggak dibatalkan order," jawabnya kepada CNBC Indonesia, Selasa (5/5/2020).

Eddy menyebut kontrak kerja antara pabrik sepatu dalam negeri dengan Adidas maupun Nike banyak yang berakhir pada September mendatang, bukan akhir bulan Mei ini. Ia optimistis kontrak baru akan ditekan walau kondisi saat ini sedang tidak menentu.
"Itu order datang enam bulan sebelumnya, 3 bulan atau empat sebelumnya. Jadi kalau order yang kita terima bukan sampai Juni, tapi September. Jadi order nggak ada masalah. Cuma COVID-19 saja mempersulit kerja normal sehingga order yang diberikan ada sedikit keterlambatan pengiriman," paparnya.


[Gambas:Video CNBC]




Artikel Selanjutnya

Order Sepatu Adidas, Nike Cs ke RI Bakal Setop, Kok Bisa?


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading