PDB Q1 Keok ke 2,97%, Konsumsi Rumah Tangga 'Hancur Lebur'
Lidya Julita S,
CNBC Indonesia
05 May 2020 11:35
Jakarta, CNBC Indonesia - BPS merilis data terbaru pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan I-2020. Ekonomi Indonesia tumbuh melambat 2,97% hingga pada Triwulan I-2020 secara year on year (yoy).
Angka ini jauh lebih rendah dari konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia.
Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan ekonomi domestik tumbuh 4,33% year-on-year (YoY) pada periode Januari-Maret 2020.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terkontraksi ini diakibatkan rendahnya konsumsi rumah tangga. Pada kuartal I-2020, konsumsi rumah tangga hanya 2,84%, padahal di Q1-2019 konsumsi rumah tangga mencapai 5,02%.
"Konsumsi rumah tangga mengalami penurunan tajam. PMTB (inevstasi) juga menurun tajam," kata Kepala BPS Suhariyanto, Selasa (5/4/2020).
Konsumsi rumah tangga melambat cukup dalam, sambung Suhariyanto karena adanya PSBB dan pembatasan kegiatan dan aktivitas karena Covid-19.
Berikut struktur PDB Kuartal I-2020 berdasarkan pengeluaran :
Sementara, berikut struktur PDB Kuartal I-2020 berdasarkan sumber :
(dru) Add
as a preferred
source on Google
Next Article
Potret Negara dengan Pertumbuhan Tercepat Dunia, Dulu Miskin!
Angka ini jauh lebih rendah dari konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia.
Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan ekonomi domestik tumbuh 4,33% year-on-year (YoY) pada periode Januari-Maret 2020.
"Konsumsi rumah tangga mengalami penurunan tajam. PMTB (inevstasi) juga menurun tajam," kata Kepala BPS Suhariyanto, Selasa (5/4/2020).
Konsumsi rumah tangga melambat cukup dalam, sambung Suhariyanto karena adanya PSBB dan pembatasan kegiatan dan aktivitas karena Covid-19.
Berikut struktur PDB Kuartal I-2020 berdasarkan pengeluaran :
- Konsumsi Rumah Tangga : 2,84%
- PMTB (Investasi) : 1,70%
- Ekspor : 0,24%
- Impor : -2,19%
- Konsumsi Pemerintah : 3,74%
- Konsumsi LNPRT : -4,91%
Sementara, berikut struktur PDB Kuartal I-2020 berdasarkan sumber :
- Informasi dan Komunikasi : 0,53%
- Jasa Keuangan dan Asuransi : 0,44%
- Industri Pengolahan : 0,44%
- Konstruksi : 0,29%
(dru) Add
source on Google