PSBB Jakarta 10 April, Berlaku 14 Hari & Bisa Diperpanjang

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
07 April 2020 22:06
PSBB Jakarta mulai berlaku tanggal 10 April mendatang selama 14 hari, dan bisa diperpanjang
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai Jumat, (10/04/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan PSBB akan berlaku selama 14 hari dan bisa diperpanjang.

"14 hari bisa diperpanjang sesuai kebutuhan," ungkap Anies dalam konferensi pers di Balaikota, Selasa malam, (07/04/2020).

Lebih lanjut Anies meminta agar masyarakat bisa memahaminya dengan baik. Sebelum diberlakukan pada Jumat mendatang sosialisasi masif bakal dilakukan selama dua hari yakni besok Rabu (08/04/2020) dan Kamis, (09/04/2020).


"Pembicaraan dari gugus tugas, kita harap Jumat masyarakar taati. Sosialisasi Rabu dan Kamis secara masif dengan detail. Diharapkan Jumat dilaksanakan sama-sama," imbuhnya.



Anies menyebut pihaknya sudah menyiapkan langkah sosilasisasi dengan melihat detail per pasal, di mana nanti akan dibuatkan infografis sebagai bahan sosialisasi. "Sekarang dengan adanya detailnya lihat pasal, infografis, bahan sosilasisasi," terangnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto menyetujui penetapan PSBB di DKI Jakarta. Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan, PSBB di wilayah Jakarta memiliki tujuan untuk mencegah terjadinya perkumpulan orang dengan skala besar.

"Baik untuk berkumpul untuk alasan kesenian, budaya, atau alasan pertandingan olahraga dan sebagainya," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor BNPB Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Himbauan pemerintah ini mengharuskan masyarakat untuk menjalankan seluruh kegiatan yaitu belajar, bekerja dan beribadah di rumah masing-masing. Sebab, hal ini akan memiliki manfaat yang besar sebagai upaya dalam memerangi COVID-19.

"Ini penting karena keputusan ini untuk melindungi kita semua dari kemungkinan penularan virus yang berasal dari orang lain," ujarnya. (*) (gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading