Pukulan Corona

Maskapai Penerbangan Mulai Rumahkan Pegawai, Bersiap PHK!

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
06 April 2020 13:47
Kondisi maskapai penerbangan nasional kian parah akibat dampak penyebaran virus corona.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi maskapai penerbangan nasional kian parah akibat dampak penyebaran virus corona (Covid-19). Sejumlah maskapai bahkan mulai merupakan para pegawainya.

Sekjen Indonesia National Air Carriers Association (INACA, Bayu Sutanto, mengaku belum punya data rinci mengenai kerugian maskapai. Yang jelas dia memastikan kerugiannya yang harus ditanggung besar sekali.

Terlebih, dalam kondisi hibernasi seperti saat ini, beban pembiayaan maskapai tidak berkurang. "Khususnya biaya tetap, tetap harus ditanggung mulai biaya sewa pesawat, bandara dan lain-lain," ungkap Bayu kepada CNBC Indonesia, Senin (6/4/20).




Alhasil, sebagai bentuk efisiensi, maskapai memilih untuk mengurangi biaya pegawai.

"Kalau di sisi internal airline, beberapa sudah melakukan perumahan atau unpaid leave, mungkin dengan pemotongan gaji biasanya yang terjadi awal-awal," imbuhnya.

Pemotongan gaji itu baru langkah awal untuk efisiensi. Jika kondisi kian memburuk, tidak menutup kemungkinan adanya PHK besar-besaran.

"Tapi kalau ini masa daruratnya berlarut larut, tentu kemungkinan terjadinya PHK juga bisa terjadi," tandasnya.

International Air Transport Association (IATA) atau asosiasi penerbangan udara global merilis data penurunan jumlah penumpang selama pandemi corona yang melanda dunia Februari 2020.

Telah terjadi penurunan jumlah penumpang sebesar 14,1% year on year (YoY), seperti dirilis Kamis (2/4). Capaian ini terburuk sejak kejadian runtuhnya menara kembar WTC di New York pada 11 September 2001 atau peristiwa 9/11.

"Maskapai penerbangan dihantam oleh palu yang disebut covid-19 pada Februari," kata Ketua IATA Alexandre de Juniac, seperti dikutip dari AFP.

[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading