Antisipasi Corona, PGN Pastikan Seluruh Proyek Tetap Berjalan

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
17 March 2020 11:50
Meningkatnya penyebaran virus corona (COVID-19) menjadi perhatian di Indonesia. Salah satunya oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).
Jakarta, CNBC Indonesia - Meningkatnya penyebaran virus corona (COVID-19) menjadi perhatian di Indonesia. Salah satunya oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama mengatakan PGN saat ini melayani lebih dari 359.000 pelanggan dari berbagai segmen seperti kelistrikan, pupuk, industri, UMKM, transportasi, hingga rumah tangga.

Meski penyebaran COVID-19 terus meluas dirinya menjamin layanan kepada pelanggan akan tetap berjalan normal. "Meski demikian, sebagai sub-holding gas bumi, PGN memiliki protokol kerja yang dapat menjamin layanan kepada pelanggan tetap berjalan normal," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa, (17/03/2020).


Menurutnya semua proyek yang telah direncanakan perusahaan tidak akan ada penundaan. Tahun ini PGN menambah jaringan pipa gas untuk membangun jaringan gas rumah tangga sebanyak 316.000 di 49 kabupaten/ kota di seluruh Indonesia.


Selain itu PGN juga tengah membangun proyek infrastruktur gas di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan beberapa daerah di Sumatera. Proyek infrastruktur gas bumi tahun ini ditargetkan bertambah sepanjang 453 km.

"Tahun 2020 PGN akan membangun infrastruktur gas untuk industri dan rumah tangga sepanjang 453 km. Kami berharap penguatan infrastruktur ini akan semakin meningkatkan ketahanan energi Indonesia," imbuhnya.

Direktur Utama PT Radiant Utama Interinsco Tbk Sofwan Farisyi mengatakan dampak dari COVID-19 dipastikan menghambat aktivitas bisnis secara umum. Sehingga berdampak pada berkurangnya permintaan pada migas.

"Hal ini mengakibatkan turunnya harga migas," ungkapnya pada CNBC Indonesia beberapa hari lalu.


Kondisi ini diperparah dengan gagalnya pengurangan produksi oleh OPEC dan Rusia. Sehingga berdampak pada anjloknya harga minyak. Kondisi ini menurutnya membuat perusahaan migas mengurangi kegiatan eksplorasi dan offshore.

"Hal ini akan berdampak ke Radiant Utama dengan berkurangnya proyek-proyek," terangnya.

Kemudian apabila kondisi ini berlangsung lama, akan berdampak pada perubahan target-target perusahaan. "Apabila hal ini berlangsung cukup lama akan membuat perusahaan migas termasuk Radiant merevisi targetnya," paparnya.
(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading