Changi Kelola Bandara Komodo Mei 2020, Menhub Bantah Dijual

News - fer, CNBC Indonesia
07 February 2020 11:53
Changi Kelola Bandara Komodo Mei 2020, Menhub Bantah Dijual
Jakarta, CNBC Indonesia - Konsorsium Cardig Aero Service dan Changi Airports International akan resmi mengelola bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai Mei 2020. Pemerintah membantah menjual bandara ini ke pihak asing, karena ada Changi selaku pengelola bandara Singapura.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menolak tuduhan bandara ini dijual ke asing.

"Saya tegaskan airport ini tidak dijual, konsorsium hanya mendapatkan izin konsesi selama 25 tahun," kata Budi di Jakarta, Jumat (7/2/2020).


Sebelumnya dijelaskan Budi Karya, Cardig memiliki porsi saham 80% dalam konsorsium bernama PT Cinta Airport Flores (CAF) tersebut, dan Changi hanya 20%.


Salah satu alasan Kemenhub berani menjadikan konsorsium tersebut sebagai pemenang lelang proyek adalah, karena berani berinvestasi hingga Rp 1,2 triliun.

"Mengapa kami lakukan ini? Supaya uang yang semestinya untuk pengembangan Labuan Bajo, kami bisa kembangkan untuk pelabuhan atau bandara yang ada di Aceh, Sulawesi Utara, dan sebagainya," sebut Budi.


Bandara komodo ini semula ditargetkan sudah menjadi bandara internasional pada tahun depan, atau 2021. Namun keputusan itu dimajukan menjadi Juni ini. Secara ril, jumlah penumpang juga coba ditingkatkan dari yang kini 720 ribu penumpang menjadi 4 juta penumpang. Sementara kargo sebesar 3.500 ton per tahun pada 2044 mendatang.

Wisata Pulau Komodo sendiri sudah ditetapkan sebagai satu dari lima destinasi super prioritas yang dicanangkan pemerintah. Adapun kelima destinasi super prioritasnya adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

[Gambas:Video CNBC]



(wed/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading