Simak! Ini Kata Prabowo Soal Kans Sandi Jadi Capres 2024

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
21 January 2020 06:40
Demikian kata Prabowo seusai mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di ruang rapat Komisi I DPR RI, Jakarta, Senin (20/1/2020),
Jakarta, CNBC IndonesiaKetua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto buka suara perihal kans Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno menjadi calon presiden dalam pemilihan presiden dan wakil presiden 2024-2029.

Berbicara kepada wartawan seusai mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di ruang rapat Komisi I DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020), Prabowo mengatakan hal itu bukanlah sesuatu yang mustahil.

"Bisa saja," ujarnya.


Kendati demikian, Prabowo mengatakan terlalu dini untuk membicarakan perhelatan pilpres 2024-2029.

"Masih lama, masih lama itu," katanya.

Sepekan kemarin, sosok Sandi menuai sorotan. Ini tak lepas dari pernyataan Presiden Joko Widodo dan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Polisi Budi Gunawan yang menilai Sandi layak menjadi presiden.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon pun sudah bersuara perihal kans Sandi menjadi capres 2024-2029. Menurut Fadli, masih terlalu dini membicarakan hal tersebut.

"Jadi saya kira itu nanti sangat tergantung dinamika politik jelang itu. Saya kira masih dua tahun yang akan datang," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020), seperti dilaporkan CNN Indonesia.

Meski demikian, Fadli tetap mengapresiasi pujian Jokowi kepada Sandi. Dia juga menganggap wajar Jokowi memuji Sandi sebagai kandidat capres 2024.

"Kemarin (Sandi) sebagai cawapres (dalam pemilihan umum presiden dan wakil presiden 2019-2024). Saya kira wajar dengan modal politik yang tinggi seperti itu, bisa jadi salah satu kandidat," ujar Fadli.



Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi memiliki analisis khusus perihal kode '2024' yang dilayangkan Jokowi dan BG. Menurut Burhanuddin, Sandi, sapaan akrab Sandiaga Salahuddin Uno, merupakan salah satu kandidat kuat calon presiden dalam pilpres mendatang.

Nama-nama lain adalah Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, dan mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

"Di antara lima nama ini, Sandi dinilai figur muda yang lebih bisa diajak kerja sama oleh Jokowi dalam melanjutkan agenda pembangunan Jokowi. Dalam politik Jawa, statement Jokowi tentang Sandi dan Pilpres 2024 sarat majas politik pasemon Jawa yang mengindikasikan bahwa Sandi lebih dilirik Jokowi ketimbang Anies, AHY, atau Gatot, misalnya," ujar Burhanuddin seperti dikutip detik.com, Minggu (19/1/2020).

"Saat yang sama, majas politik Jokowi tersebut juga mengirim pesan bahwa calon kuat 2024 bukan hanya Anies yang selama ini terkesan menguasai spotlight sendirian. Spotlight akan segera mengarah ke Sandi. Masalahnya, Sandi tidak punya jabatan publik saat ini. Ini menyulitkan Sandi untuk merawat momentum pasca 'dukungan' Jokowi dan BG terhadap dirinya untuk maju di 2024," lanjutnya.

Lebih lanjut, Burhanuddin mengatakan ada beberapa indikasi kuat Sandi masuk dalam radar Jokowi untuk dipromosikan sebagai capres di 2024.

"Pertama, dalam sambutan acara HIPMI tersebut, Jokowi menyebut hanya satu nama dari kalangan HIPMI yang dia hapal, yakni Sandiaga. Kedua, Jokowi menyebut capres yang akan menggantikan dirinya itu yang baru saja berdiri ketika namanya disebut, dan itu menunjuk pada Sandi," kata Burhanuddin.

"Ketiga, bukan suatu kebetulan pernyataan Jokowi lalu diikuti statement Kepala BIN yang dekat dengan Jokowi dan Mega bahwa Sandi bisa menjadi capres 2024," lanjutnya.

[Gambas:Video CNBC]




(miq/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading