Gerindra Mau Umumkan 'Calon Pendamping' Anies, PKS Belum Tahu

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
20 January 2020 12:03
Demikian dikatakan Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani.
Jakarta, CNBC Indonesia - Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta menyatakan belum mendapat pemberitahuan ihwal rencana Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta mengumumkan calon wakil gubernur DKI Jakarta siang ini.

"Belum (sepengetahuan PKS). Iyalah (tidak akan hadir), belum diinformasikan," ujar Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani, saat dihubungi, Senin (20/1/2020), seperti dikutip detik.com.

Menurut Yani, Fraksi PKS DKI Jakarta masih belum menerima perubahan nama Cawagub. Nama Cawagub masih berasal dari kader mereka, Ahmad Syaikhu, dan Agung Yulianto.


"Iya (belum berubah), masih tetap," kata Yani.

Soal nama Syaikhu yang akan dicoret, Yani menyebut pengganti akan tetap dari PKS. "Kemungkinan PKS akan lihat lagi. Calon dari kader lain (internal), dari PKS," kata Yani.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik memastikan dalam waktu dekat posisi wakil gubernur DKI Jakarta akan segera terisi. Kedua partai pengusung pasangan Anies-Sandi dalam Pilgub 2017, yaitu Gerindra dan PKS, diklaim sudah menemui kata sepakat.

"Senin (hari ini) akan ada konferensi pers di ruang fraksi terkait wagub. Ya jam 11.30 WIB di Fraksi Gerindra," ujar Taufik, Minggu (19/1/2020), seperti dilansir detik.com, Senin (20/1/2020).

Taufik mengatakan cawagub dari Gerindra dan PKS yang akan diumumkan telah disepakati kedua partai. Lantas, siapakah nama cawagub DKI yang telah disepakati? Taufik belum mau membocorkan sebelum pengumuman.

"Besok (Hari ini) aja, jangan dong. Besok (hari ini), besok (hari ini)," kata Taufik.
Menurut dia, saat konferensi pers nanti, akan dibacakan pula surat kesepakatan antara Gerindra dan PKS. Ada dua nama kandidat yang akan diumumkan, yaitu satu dari Gerindra dan satu dari PKS.

"Iya, masing-masing satu, besok pengumumannya. Udah, udah, udah (ada kesepakatan dengan PKS). Besok kita bacain suratnya, ya surat dari PKS dan Gerindra," ujar Taufik.

Seperti diketahui, hampir dua tahun sudah kursi DKI 2 kosong pasca ditinggal Sandiaga Salahuddin Uno yang memutuskan untuk maju sebagai calon presiden. Praktis sejak Sandi mundur per 10 Agustus 2018, hanya tinggal Anies yang memimpin roda pemerintahan ibu kota.

Dalam sejumlah kesempatan, Anies memang berharap agar DPRD DKI Jakarta segera menuntaskan pemilihan Wagub DKI Jakarta.

"Ini PR. PR gantung. Jadi (harapannya) bisa dituntaskan," ujarnya kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

[Gambas:Video CNBC]


(miq/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading