Riza & Nurmansjah Jadi Cawagub DKI, Apa Kata Gubernur Anies?

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
20 January 2020 19:07
Demikian dikatakan Anies di Taman Puring, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).
Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menunggu surat resmi dari Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Keadilan Sejahtera perihal nama calon wakil gubernur provinsi itu. Seperti diketahui, Gerindra dan PKS sudah menyepakati dua nama kandidat pengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Sandiaga Salahuddin Uno itu, yaitu Ahmad Riza Patria dan Nurmansyah Lubis.

"Kami tunggu suratnya begitu surat masuk. Dari Pak Taufik (Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik) kontak, kita hadiri pengukuhan di (Universitas) Gajah Mada, sehingga (surat) diantarkan besok. Begitu surat diterima akan diteruskan ke DPRD," ujar Anies di Taman Puring, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020), seperti dilansir detik.com.

"Selanjutnya saya serahkan ke DPRD. Bagian tanggung jawab gubernur meneruskan usulan dari calon partai pengusung. Kalau sudah ada usulan, maka teruskan ke DPRD. Nanti DPRD memproses," lanjutnya.


Perihal sosok Riza dan Nurmansyah, Anies enggan berkomentar banyak. Menurut dia, Gerindra dan PKS tentu telah mempertimbangkan dengan matang kedua orang tersebut.

"Karena itu dari dulu saya sampaikan, hak kewenangan ada di partai politik, dan saya teruskan kepada mereka," kata Anies yang juga mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu.

Konferensi pers pengumuman dua cawagub DKI Jakarta digelar di Ruang Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (20/1/2020).

"Saya bawa surat yang ditujukan kepada gubernur yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Surat ini mencabut surat terdahulu. Di surat ini sudah setuju dua nama. Satu, Nurmansjah Lubis, dan dua, Ahmad Riza Patria," kata Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik menjelaskan, setelah surat diterima, maka akan disampaikan kepada Anies. Sebab, surat itu ditujukan kepada Anies.

"Biasanya paling telat besok pagi (gubernur) kirim surat ini ke DPRD. Di DPRD akan terjadi proses," katanya seperti dilansir detik.com.

Lalu, apa langkah berikutnya?

"Pertama, bentuk panlih karena tatib (tata tertib) sudah selesai. Kemudian ada bamus menetapkan jadwal pemilihan paripurna (pemilihan). Insya Allah mungkin paling telat awal bulan (Februari) selesai," kata Taufik.

Seperti diketahui, hampir dua tahun sudah kursi DKI 2 kosong pascaditinggal Sandiaga Salahuddin Uno yang memutuskan untuk maju sebagai calon presiden. Praktis sejak Sandi mundur per 10 Agustus 2018, hanya tinggal Anies yang memimpin roda pemerintahan ibu kota.

Dalam sejumlah kesempatan, Anies memang berharap agar DPRD DKI Jakarta segera menuntaskan pemilihan wagub DKI Jakarta.

"Ini PR. PR gantung. Jadi (harapannya) bisa dituntaskan," ujarnya kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

[Gambas:Video CNBC]


(miq/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading