Internasional

Trump Pening Lagi, Pemakzulan Lanjut di Senat AS

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
16 January 2020 07:32
Trump Pening Lagi, Pemakzulan Lanjut di Senat AS Foto: CNBC Indonesia TV
Jakarta, CNBC Indonesia - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) akhirnya mengirim artikel-artikel pemakzulan (impeachment) terhadap Presiden Donald Trump ke Senat pada hari Rabu (15/1/2020).

Dikirimnya artikel yang disahkan DPR bulan lalu itu akan membuka jalan bagi dimulainya persidangan. Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell mengatakan persidangan pemakzulan kemungkinan bisa dimulai secepatnya pada hari Selasa (21/1/2020) nanti.


Sebelum dikirim ke Senat, Ketua DPR Nancy Pelosi telah menandatangani resolusi yang memungkinkannya untuk secara resmi menunjuk anggota DPR yang akan berfungsi sebagai manajer persidangan impeachment.

Resolusi itu juga memungkinkan DPR untuk mengalokasikan dana yang sesuai untuk persidangan itu sendiri.



"Biar diperjelas, presiden ini (Trump) akan diminta bertanggung jawab." kata Pelosi sebelum menandatangani dokumen, menurut CNBC International, Rabu. Resolusi itu lolos di DPR dengan hasil 228 berbanding 193 suara.

Sebelumnya pada 18 Desember lalu DPR telah melakukan pemungutan suara untuk memakzulkan Trump. Hasilnya menunjukan mayoritas DPR setuju memakzulkan presiden ke-45 AS itu. langkah ini menjadikan Trump sebagai presiden AS ketiga yang pernah dimakzulkan.

Pemakzulan terhadap Trump dilakukan setelah DPR melakukan penyelidikan pemakzulan sekitar tiga bulan terakhir. Penyidikan itu dilakukan setelah Trump kedapatan menyalahgunakan kekuasaannya dalam sebuah panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada 25 Juli lalu.

Dalam kesempatan itu Trump meminta Zelensky melakukan penyelidikan yang menargetkan Joe Biden dan putranya Hunter Biden. Joe Biden merupakan mantan presiden di era Barack Obama. Perwakilan utama dari Demokrat itu berniat melenggang ke pemilu presiden 2020 melawan Trump.


Disebutkan bahwa dalam kesempatan itu, Trump menjadikan dana bantuan keamanan untuk Ukraina yang senilai hampir US$ 400 juta sebagai tawaran untuk menekan Zelensky agar mau menuruti permintaan Trump. Banyak pihak percaya alasan Trump melakukan ini adalah untuk memastikan kemenangannya di pemilu November mendatang.




[Gambas:Video CNBC]







(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading