Begini Permintaan Maaf Iran Setelah Ngaku Tembak Boeing 737

News - Monica Wareza, CNBC Indonesia
11 January 2020 12:41
Angkatan Bersenjata Iran menyebutkan hal tersebut disebabkan karena adanya human error
Jakarta, CNBC Indonesia - Angkatan Bersenjata Iran akhirnya mengakui jatuhnya pesawat Ukraine International Airlines yang jatuh pada Rabu (8/1/2020) disebabkan karena rudal yang ditembakkan olehnya. Untuk itu Iran menyatakan penyesalan mendalam dan permintaan maaf kepada pihak yang terdampak peristiwa tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dalam cuitannya menyampaikan permintaan maaf sekaligus penyesalannya akibat peristiwa tembakan rudal yang menjatuhkan pesawat dan menewaskan seluruh penumpangnya ini.

"Hari yang menyedihkan. Kesalahan manusia pada saat krisis yang disebabkan oleh adventurisme AS telah menyebabkan bencana. Penyesalan mendalam kami, permintaan maaf dan belasungkawa kepada rakyat kami, kepada keluarga semua korban, dan kepada negara-negara lainnya yang terkena dampak," seperti dikutip dari detikcom yang melansir AP, Sabtu (11/1/2020).


Seperti pemberitaan sebelumnya, Angkatan Bersenjata Iran menyebutkan hal tersebut disebabkan karena adanya human error dan pesawat tersebut terbang di wilayah yang berdekatan dengan lokasi militer sensitif.

Pihak Angkatan Bersenjata Iran ini menyebutkan pesawat tersebut ditembak jatuh lantaran mengira pesawat tersebut sebagai pesawat musuh. Dalam waktu yang sama, militer Iran tengah berada pada 'kesiapan level tertinggi' di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.

"Dalam kondisi seperti itu, dikarenakan kesalahan manusia dan dalam cara yang tak disengaja, penerbangan itu ditembak," demikian statement militer Iran.

Akibat kesalahannya ini militer Iran telah berjanji untuk memperbaiki kesalahan sistem ini guna mencegah kejadian yang sama terulang kembal. Selain itu, dia juga akan mengadili pihak-pihak yang bertanggungjawab atas penembakan tersebut.

Seperti diketahui, pesawat milik maskapai penerbangan swasta terbesar milik Ukraina ini jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini Teheran pada Rabu (8/1).

Pesawat dengan nomor penerbangan PS752 ini rencananya akan terbang dengan tujuan Kiev, Ukraina. Dua menit setelah lepas landas pada 06.12 waktu setempat, pesawat ini itu berada di ketinggian 8 ribu kaki dan berhenti mengirimkan data.

Rekaman video yang muncul di internet menunjukkan pesawat terbakar sebelum jatuh ke daratan dan memicu bola api serta ledakan.

Pesawat dengan jenis Boeing 737-800 ini diketahui membawa sebanyak 176 orang, terdiri dari 167 penumpang dan 9 awak pesawat. Seisi pesawat ini dipastikan tewas akibat kejadian tersebut.

Data dari otoritas setempat menyebut pesawat itu membawa 82 warga Iran, 63 warga Kanada, 11 warga Ukraina, 10 warga Swedia, empat warga Afghanistan, tiga warga Jerman dan tiga warga Inggris.


[Gambas:Video CNBC]






(dru/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading