Proyek Bendungan Anti-Banjir Jokowi Belum Sampai 50%

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
02 January 2020 17:25
Bendungan anti-banjir yang digarap pemerintah pusat belum rampung.
Jakarta, CNBC Indonesia - Bendungan Ciawi dan Sukamahi jadi salah satu jurus anti banjir atau penanggulangan banjir DKI Jakarta dan sekitarnya oleh pemerintah pusat. Namun, di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), proyek ini juga macet dan kini progres konstruksinya belum sampai 50%.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC), Bambang Hidayah, menjelaskan, proyek ini sempat macet karena ada kendala pembebasan lahan.

"Konstruksinya sedang percepatan. Lahannya [mayoritas] baru bebas sebelum lebaran kemarin. Baru ngebut [konstruksi] setelah lebaran kemarin," ungkapnya kepada CNBC Indonesia ketika dihubungi di Jakarta, Kamis (2/1/2020).


Secara rinci, pekerjaan fisik Bendungan Ciawi saat ini mencapai 44%, sedangkan Bendungan Sukamahi baru 35%. Adapun progres pembebasan lahan, kini Bendungan Ciawi mencapai 92,12% dan Sukamahi 90,31%.



"Jadi mudah mudahan akhir tahun ini (2020) selesai," imbuh Bambang.

Ide pembangunan dua bendungan ini sebenarnya sudah ada tahun 2005. Rencana itu baru dilanjutkan pada akhir tahun 2016 ditandai dengan penandatanganan kontrak pembangunan proyek. Kedua bendungan tersebut direncanakan selesai pada akhir 2020, padahal sempat ditargetkan selesai pada 2019.

Dua bendungan ini ditargetkan dapat mereduksi kontribusi banjir ke Jakarta, diharapkan dapat mereduksi aliran jadi cuma 30% dari total aliran air ke Jakarta.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pembangunan Bendungan Sukamahi di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/12/2018).

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia kala itu, turut mendampingi Jokowi antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, dan Bupati Bogor Nurhayanti.

Dalam kesempatan itu, Jokowi memastikan proyek Bendungan Sukamahi maupun Bendungan Ciawi akan rampung pada tahun depan. "Tidak ada kendala," katanya kepada wartawan.

Setelah mengunjungi Bendungan Sukamahi, Jokowi beserta rombongan langsung bergerak meninjau pembangunan Bendungan Ciawi. Lokasi Bendungan Ciawi tidak terlalu jauh dari Bendungan Sukamahi.

Kontrak pembangunan Bendungan Ciawi ditandatangani pada 23 November 2016 antara Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dengan kontraktor PT Brantas Abipraya-Sacna KSO dengan nilai pekerjaan konstruksi Rp 757,8 miliar melalui kontrak tahun jamak (multi years).

Bendungan itu menampung aliran Sungai Cisarua, Sungai Cibogo dan anak Sungai Ciliwung dengan volume tampungan 6,45 juta m3.

Sementara penandatanganan kontrak pembangunan Bendungan Sukamahi dengan daya tampung 1,68 juta m3, senilai Rp 436,97 miliar dilakukan pada 20 Desember 2016 dengan kontraktor PT Wijaya Karya-Basuki KSO.

[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading