Molor! Proyek Bendungan Anti Banjir DKI Kelar Akhir Tahun

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
02 August 2021 15:40
Bendungan Ciawi. (Dok: PUPR)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua proyek bendungan anti banjir Jakarta diperkirakan baru bisa beroperasi pada akhir tahun ini. Sebelumnya ditargetkan bendungan Sukamahi dan dan Ciawi ditargetkan rampung pada Juli 2021.

"Kita harapkan akhir tahun ini sudah bisa dioperasikan," kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS) Bambang Heri Mulyono, kepada CNBC Indonesia, Senin (2/7).

Penundaan pengoperasian dua bendungan ini bukan karena imbas pandemi, melainkan cuaca. Menurut Heri, pada lokasi pengerjaan proyek hujan kerap membuat pengerjaan proyek ini mundur dari target, bahkan sampai sekarang pada lokasi pekerjaan juga masih sering terjadi hujan.


"Imbas cuaca, perkiraan musim kemarau dimulai akhir April/awal Mei, tapi sampai saat ini dilokasi pekerjaan masih hujan terus," jelasnya.

Sebelumnya, dua bendungan kering atau dry dam pertama Indonesia ini dipatok selesai pada pertengahan tahun ini. Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan resmi, (5/5/2021)

Dia mengatakan baik bendungan Ciawi maupun bendungan Sukamahi dibangun sebagai bagian dari rencana induk pengendalian banjir (flood control) di Jakarta. "Tadi sudah kita lihat dua bendungan itu dan akan terus kita dorong agar selesai di bulan Juli 2021," katanya.

Konsep dry dam atau bendungan kering ini digunakan untuk menampung intensitas hujan yang tinggi. Sehingga pada saat awal musim hujan, elevasi muka air waduk diatur berada pada level elevasi rendah atau kosong, dan ketika terjadi hujan lebat diteruskan ke hilir secara terkontrol.

Nah, bendungan Ciawi dan Sukamahi ini akan mengatur aliran debit air di hulu sungai Ciliwung sebelum ke bendung Katulampa dan mengalir ke Jakarta. Paling tidak debit banjir ditargetkan dapat berkurang hingga 24%.

Bendungan Sukamahi memiliki volume tampung mencapai 1,68 juta meter kubik dan luas area genangan 5,23 hektar. Dibangun dengan nilai kontrak Rp 447,39 miliar oleh PT Wijaya Karya - Basuki KSO.

Sementara Bendungan Ciawi direncanakan memiliki volume tampung 6,05 juta meter kubik dan luas genangan 39,40 hektar dengan biaya pembangunan mencapai Rp 798,7 miliar. 

Sebelumnya kontrak pembangunan Bendungan Sukamahi yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat ditandatangani pada 21 Desember 2016. Presiden Jokowi pada akhir 2017 sempat menargetkan proyek ini bisa tuntas pertengahan 2019. Proyek ini sudah disiapkan sejak era pemerintahan sebelumnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

2 Bendungan Dikebut Cegah Banjir DKI, Proyek Jokowi or Anies?


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading