Skandal Harley Garuda, Prosedur Masuk Pesawat Baru Diperketat

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
06 December 2019 13:56
Skandal Harley Garuda, Prosedur Masuk Pesawat Baru Diperketat
Jakarta, CNBC Indonesia - Skandal penyelundupan komponen Harley Davidson dan sepeda Brompton yang diduga melibatkan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Ari Askhara jadi perhatian serius Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Ia bahkan menyebut kasus ini sebagai ketidaklaziman dalam prosedur pencatatan barang dalam penerbangan.

"Ini ada yang spesial dan melenceng dari suatu kelaziman, bahwa dalam flight approval itu, barang-barang itu tidak tercatat," kata Budi Karya ketika ditemui di Hotel Westin, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Ia akan memperketat pengawasan terhadap angkutan kargo. Menurutnya, yang wewenang utama pengawasan keluar-masuk barang dari dalam dan luar negeri memang berada pada ranah kantor bea cukai, terkait kepabeanan.




Namun, terkait regulasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga punya wewenag, karena itu secara random Kemenhub biasanya juga melakukan pengecekan, terkait pencatatan barang bawaan dalam penerbangan.

"Pengecekan secara random berkaitan dengan flight approval, biasanya standar, jumlah penumpang berapa kargonya berapa, banyak sekali kita lakukan random," katanya.

Ia akan menambah intensitas koordinasi dengan bea cukai terkait teknis serah terima pesawat baru yang disertai dengan barang-barang tertentu di dalamnya.

"Termasuk barang yang mengandung bahaya, kita akan membuat suatu bahasan-bahasan yang lebih detail dengan tim, seperti apa untuk menyongsong atau menanggulangi masalah itu," katanya.

Di sisi lain, sanksi berupa denda tengah disiapkan untuk Garuda Indonesia. Namun, Budi Karya belum merinci besaran denda yang diberikan.

"Garuda didenda, jadi hari ini kita sudah lakukan, sudah [dihitung dari] beberapa hari. Kita akan layangkan suatu surat yang mendenda Garuda karena membawa barang tanpa memasukkan dalam daftar," katanya. (hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading