Siap Mudik, Garuda Siapkan Hampir 900 Ribu Kursi Penerbangan

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
19 April 2022 13:06
A worker walks on a crane as a Garuda Indonesia's aircraft is parked at the Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia, at Soekarno-Hatta International airport near Jakarta, Indonesia, January 21, 2022. REUTERS/Willy Kurniawan

Jakarta, CNBC Indonesia - Garuda Indonesia Group mencakup Garuda Indonesia serta anak usahanya, Citilink, menyiapkan sedikitnya 855.119 kursi penerbangan baik untuk rute domestik maupun internasional selama periode peak season Lebaran 2022.

Upaya optimalisasi ketersediaan kursi tersebut dilaksanakan melalui pengoperasian pesawat berbadan lebar serta penambahan frekuensi di beberapa rute dengan permintaan yang tinggi (high demand) selama periode 25 April - 10 Mei 2022 mendatang.

Garuda Indonesia akan menyediakan sedikitnya 288.219 kursi yang akan dioperasikan dengan menggunakan sejumlah pesawat berbadan lebar di antaranya A330-300 dan A330-200 serta pesawat narrow body B737-800 NG. Citilink menyiapkan hingga 566.900 kursi yang akan dilayani dengan menggunakan armada A320-200 dan ATR72-600.


Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa optimalisasi kapasitas penerbangan selama periode libur Lebaran ini merupakan salah satu bentuk komitmen Garuda Indonesia sebagai national flag carrier.

Tujuannya untuk berkontribusi dalam mendukung kelancaran mobilisasi masyarakat melalui penyediaan aksesibilitas udara sejalan dengan kembali diperbolehkannya perjalanan mudik masyarakat pada momentum Lebaran tahun ini.

"Kami memahami momen libur hari raya ini memiliki arti tersendiri di tengah antusiasme masyarakat khususnya bagi mereka yang telah menantikan untuk melaksanakan mudik dalam merayakan hari kemenangan dengan keluarga di kampung halaman sejak dua tahun yang lalu. Untuk itu penting bagi kami untuk memastikan layanan penerbangan yang aman dan nyaman untuk momen khusus ini dapat terjaga dengan baik yang tentunya turut diselaraskan dengan konsistensi penerapan protokol kesehatan pada seluruh lini operasional," tambah Irfan.

Irfan menambahkan bahwa optimalisasi kapasitas penerbangan Garuda Indonesia diantaranya akan dilaksanakan di sejumlah rute penerbangan dengan demand yang tinggi diantaranya adalah Jakarta - Denpasar, Jakarta - Surabaya, Jakarta-Medan, Jakarta - Jogja, Jakarta - Padang, Jakarta - Pontianak, Jakarta - Solo, Jakarta-Banjarmasin, Jakarta - Semarang serta Jakarta-Balikpapan.

"Kami memproyeksikan terdapat peningkatan trafik penumpang sebesar 35 persen pada periode peak season Lebaran mendatang," katanya.

Ia bilang potensi peningkatan ini akan terus bergerak dinamis sejalan dengan demand masyarakat untuk kembali melaksanakan perjalanan mudik. Pihaknya akan terus memantau situasi dan perkembangan kebutuhan penerbangan masyarakat untuk memastikan layanan penerbangan dapat senantiasa terpenuhi.

Irfan menambahkan Garuda juga intensif berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik selama periode Lebaran tahun ini.

"Di tengah berbagai relaksasi kebijakan mobilitas masyarakat di era kenormalan baru ini, kiranya momentum mudik tahun ini dapat disikapi dengan bijak bagi seluruh masyarakat yang akan melaksanakan mudik untuk senantiasa konsisten menerapkan protokol kesehatan pada aktivitas keseharian," katanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Penjualan Ritel Menanjak, Hingga Dugaan Korupsi Garuda


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading