2 Hari Jabat Wakomut Pertamina, Ini Fokus Budi Gunadi Sadikin

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
27 November 2019 11:39
BGS menjadi salah satu tokoh yang ditunjuk oleh Menteri BUMN Erick Thohir untuk menjadi komisaris Pertamina.

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menjadi salah satu tokoh yang ditunjuk oleh Menteri BUMN Erick Thohir untuk menjadi Wakil Komisaris Utama (Wakomut) PT Pertamina (Persero) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin lalu (25/11/2019).

Budi Gunadi Sadikin atau biasa disapa BGS mendampingi Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok yang didapuk sebagai komisaris utama menggantikan Tanri Abeng serta komisaris lain yakni 
Ego Syahrial, Alexander Lay, Suahasil Nazara, dan Condro Kirono.

Ditemui di sela-sela Pertamina Forum Rabu ini (27/11/2019) di Jakarta, BGS mengatakan ada beberapa poin krusial yang mesti diubah di Pertamina. Mulai dari sistem penghasil energi, produksi, dan distribusinya.


Selain itu, penting juga untuk mencari sumber energi alternatif yang lebih lokal. Sehingga tidak hanya mengandalkan energi fosil yang selama ini menjadi tumpuan utama. 

"Saya memang masih baru, baru dua hari, tapi yang mungkin harus diubah sedikit yakni energi sistemnya dari produksi dan distribusinya," kata pria yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN ini.

"Instead [sebagai gantinya] punya large produksi energi yang terintegrasi kayak nuklir, atau coal [batu bara], mungkin lihat geografis Indonesia, mungkin bisa sumber energi yang lebih lokal, keekonomiannya, teknologinya, cara isolasinya harus diubah."

Salah satunya, kata BGS, memanfaatkan energi surya atau solar panel khusus untuk wilayah terpencil atau remote area dan penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT). Meski demikian sisi efisiensi dan kedekatan sumber energi tetap harus diperhatikan.


"(Intinya) apa itu paling efisien. Di Eropa misalnya bekas PLTU dari coal base [berbasis energi batu bara] jadi biomass base [berbasis biomassa]. Mungkin itu lebih pas karena local source-nya ada. Jadi EBT enggak harus solar [panel surya] atau wind [energi angin] tapi yang lokal saja," jelasnya lagi.

BGS menegaskan energi adalah adalah isu krusial. Sehingga saat ini, bagaimana Indonesia bisa menghasilkan energi dengan sistem baru yang memberikan dampak yang positif bagi masyarakat di masa mendatang menjadi penting.

"Iya dulu kan mungkin [energi fosil] buat transportasi, dan beberapa industrial menggunakan fuel, mungkin enggak begitu ke depan. Energi sistem berubah. Source [sumber] energi mungkin tadinya fossil fuel diganti energi tipe lainnya. Pasti masih ada sumber energi yang kita belum tahu. Jadilah orang baik supaya energinya kelihatan," katanya lagi.


Ini 5 pekerjaan rumah Pertamina


[Gambas:Video CNBC]


(tas/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading