Jokowi yang Bersyukur PDB RI Tumbuh 5% & Janji Manis 7%

News - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
07 November 2019 09:37
Jokowi yang Bersyukur PDB RI Tumbuh 5% & Janji Manis 7%
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia negara besar dan harus bersyukur mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5%. Apalagi di saat kondisi global yang tidak sehat seperti sekarang.

"Growth hampir semua turun dan kita Alhamdulillah masih diberi angka 5% lebih sedikit. Lebih dari 5% sudah bagus dibandingkan dengan negara lain," katanya di Hotel Fairmont, Rabu (6/11/2019).

Menurutnya, negara lain ada yang telah mencatatkan pertumbuhan minus atau negatif. Ada juga yang menuju nol.


"Ini patut disyukuri [Indonesia masih tumbuh baik]. Kita patut bersyukur," jelasnya.

Jokowi mengaku Indonesia negara besar dan harus bersyukur mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5% di kondisi global yang tidak sehat ini.

"Indonesia itu negara besar. Kita negara besar. Potensinya besar. Dan ekonomi juga terus tumbuh," kata Jokowi.

Posisi sekarang, sambung Jokowi, misalnya PDB nominal berada di US$ 1,1 triliun. Indonesia masuk ke ranking 15-16 dunia.

"PDB Purchasing Power Parity ranking ke-7. Artinya kita ini besar, tapi belum merasa besar," jelasnya.

Jika dilihat perekonomian Indonesia memang tumbuh, tapi melambat. Perekonomian pada kuartal III 2019 hanya bisa mencapai 5,02%.

Padahal, di awal kampanyenya pada 2014, Jokowi menjanjikan akan membawa perekonomian tumbuh 7%. Tapi pada kenyataannya perekonomian nasional tak mampu bergerak dari 5%.

Perlambatan ekonomi Indonesia kian nampak sejak triwulan I-2019. Dan BPS baru saja melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh melambat pada triwulan III-2019.

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,02% di triwulan III-2019 atau lebih rendah dari triwulan sebelumnya yang mencapai 5,05%.

Berikut data pertumbuhan ekonomi di 2019:
  • Triwulan I-2019 : 5,07%
  • Triwulan II-2019 : 5,05%
  • Triwulan III-2019 : 5,02%
  • Triwulan IV-2019 : ?

Adapun komponen pertumbuhan PDB triwulan III-2019 menurut pengeluaran yakni :
  • Konsumsi Rumah Tangga : 5,01%
  • Konsumsi LNPRT (Lembaga Non Profit Rumah Tangga) : 7.44%
  • Konsumsi Pemerintah : 0,98%
  • Pembentukan Modal Tetap Bruto (Inevstasi) : 4,21%
  • Ekspor : 0,02%
  • Impor : -8,61%
Nah sejak Jokowi menjabat sebagai Presiden di 2014, begini data pertumbuhan ekonomi :
  • 2014 : 5,02%
  • 2015 : 4,79%
  • 2016 : 5,02%
  • 2017 : 5,07%
  • 2018 : 5,17%
  • 2019 (Triwulan III) : 5,02%.

[Gambas:Video CNBC]





(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading