Datangi Istana, Erick Thohir Jadi Menteri Jokowi?

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
17 October 2019 16:26
Erick datang menemui Sekretaris Kabinet Pramono Anung, untuk membahas berbagai hal.
Jakarta, CNBC Indonesia - Erick Thohir, pendiri Mahaka Group yang juga bekas Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf menyambangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Erick datang menemui Sekretaris Kabinet Pramono Anung, untuk membahas berbagai hal. Lantas, apakah pertemuan ini menjadi sinyal kuat Erick akan mengisi kursi menteri pemerintahan Jokowi-Ma'ruf di periode kedua?

Dalam program 'Bantu Jokowi Cari Menteri' yang dilakukan detikcom, kalangan pembaca memasukkan nama Erick ke sejumlah posisi strategis. Namun, patut dicatat pada akhirnya pemilihan menteri adalah hak prerogatif presiden.


Dari hasil polling final, Erick masuk ke dalam calon Menteri Pertahanan terkuat kedua dengan perolehan 9,06%, di bawah Panglima TNI Hadi Tjahjanto (68,78%). Ia juga menjadi calon menteri perdagangan terkuat dengan perolehan 44,04% di atas Dirut Bulog Budi Waseso (25,94%).

Sementara untuk posisi menpora, Erick menjadi kandidat terkuat dengan perolehan 46,56% di atas Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (21,1%).

Tak hanya itu, dia juga menjadi kandidat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dengan perolehan 8,27% di bawah Wamen ESDM Arcandra Tahar (57,04%) dan ekonom senior yang juga pendiri INDEF Faisal Basri (22,81%).

Usai bertemu Seskab, Erick pun angkat bicara mengenai isu dirinya menjadi salah satu calon terkuat untuk mengisi jajaran kabinet pemerintahan di periode kedua. Apa kata Erick Thohir?

"Ya kita lihat yang dekat dulu," kata Erick ketika disinggung kesiapannya untuk menjadi menteri.



Erick juga mengomentari survei detikcom yang sebagian besar memilihnya sebagai calon menteri Jokowi selanjutnya. Ia mengaku bersyukur karena merasa dipercaya oleh sebagian masyarakat pada umumnya.

"Kalau survei detik lebih kemana-mana. Ya Alhamdulillah kalau dipercaya. Ini masalahnya survei, mestinya sih mohon maaf ya, bukan robot kan? Kan takutnya robot ya. Yah ada menpora? Ada KSP, ada apalagi, perdagangan, pertahanan," jelasnya.

Erick menegaskan pertemuannya dengan Pramono sama sekali tidak membahas kemungkinan dirinya masuk ke dalam jajaran kabinet Jokowi. Namun, bagi Erick, siapapun yang nantinya dipilih sebagai menteri merupakan pilihan terbaik.

"Sekarang ini saya kembali ke ekonomi. Sekarang eranya sedang perang ekonomi. Nah ini menurut saya jangan sampai tingkat pertumbuhan yang sekarang sudah 5% dan bukan gak mungkin terkoreksi," jelasnya.

"Nah intinya kembali bagaimana kekompakan perpaduan kerja sama antara tim ini sangat penting dan ini dalam kondisi ekonomi yang penuh tantangan," lanjut Erick.

[Gambas:Video CNBC]


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading