Siap Beroperasi 2021, Tarif LRT Jabodebek Rp 12.000/orang

News - Sandi Ferry, CNBC Indonesia
14 October 2019 08:45
Siap Beroperasi 2021, Tarif LRT Jabodebek Rp 12.000/orang

Jakarta, CNBC Indonesia - Moda transportasi Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek memang baru akan beroperasi pada November 2021 mendatang. Namun harga tiketnya sudah diketahui mulai saat ini, yakni Rp 12.000/penumpang. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa tarif tersebut merupakan sebagian dari tarif asli, karena sebagian lain akan disubsidi pemerintah.

"Perkiraan tarifnya nanti Rp 12.000 itu sudah disubsidi karena harga komersialnya Rp 25.000 dari Cibubur-Dukuh Atas," kata Budi Karya dalam acara pengangkatan rangkaian kereta LRT di Stasiun LRT Harjamukti, Minggu (13/10/2019).

Meski demikian, tarif tersebut belum final karena akan melihat situasi teranyar sebelum moda transportasi ini resmi beroperasi.



LRT diproyeksikan bisa mengangkut hingga 1.308 orang dalam keadaan padat dan 740 orang dalam keadaan normal per hari, dengan waktu tunggu penumpang selama 2-3 menit di setiap stasiun. Oleh karenanya, kehadiran LRT diharapkan bisa menekan jumlah penggunaan transportasi di jalan biasa maupun jalan tol.

Siap-Siap! Beroperasi 2021, Tarif LRT 12 RibuFoto: LRT Jabodebek (CNBC Indonesia/Muhammad Choirul Anwar)


Untuk konstruksinya, total pembangunan LRT Jabodebek hingga pertengahan Oktober ini sudah mencapai 66,13%. Secara rinci, untuk Lintas Cawang-Cibubur 85,73%, Lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 56,10%, dan Lintas Cawang-Bekasi Timur 59,52%.

Demi memastikan bisa berfungsi secara baik, LRT akan diuji coba pada tanggal 18 Oktober mendatang. Di sepanjang trek Cibubur-Cawang.


"Ini yang tahap pertama satu bulan dulu, bertahap lah kan ada 31 train set yang akan datang. Tanggal 18 (Oktober) sampai 18 November ini tahap pertama," kata Budi Karya dikutip dari detik.com.

Di sisi lain, kata Menhub, ada yang lebih membanggakan dari beroperasinya LRT di Jabodetabek, yakni sebagian besar proyek ini mengandalkan tenaga dan konstruksi lokal.

"Lebih dari 60% lokal kontennya, keretanya semua buatan PT LEN dan PTĀ INKA atau dalam negeri. Ini hal yang luar biasa untuk anak Indonesia," ungkap Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading