Internasional

Serang Suriah, Turki Bunuh Ekonominya Sendiri

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
11 October 2019 16:53
Serang Suriah, Turki Bunuh Ekonominya Sendiri
Jakarta, CNBC Indonesia - Menggerakkan kekuatan militer ke Suriah merupakan langkah bunuh diri bagi ekonomi Turki. Pasalnya Amerika Serikat (AS) mengancam akan memberlakukan sanksi jika negara itu nekad.

Seperti diketahui, pasukan militer AS telah meninggalkan Suriah bagian timur laut atas perintah Presiden Donald Trump. Sesaat setelahnya, Turki malah memerintahkan serangan terhadap pasukan Kurdi di sana.




Akibat hal ini, mata uang Turki lira yang memang terjerat krisis setahun lalu, kembali anjlok ke level terlemahnya dalam empat bulan terakhir. Padahal, beberapa bulan ini, lira cukup stabil dan inflasi telah turun.

Ulrich Leuchtmann, kepala penelitian FX di Commerzbank di Frankfurt, mengatakan sanksi baru AS jelas akan memporak-porandakan ekonomi Turki dan bahkan terancam membuatnya jatuh ke dalam resesi berkepanjangan.

"(Sanksi yang lebih luas) akan mengubah gambaran ekonomi Turki secara total dan kami harus memperhitungkan kemungkinan resesi baru dalam situasi di mana ekonomi rapuh setelah krisis 2018," katanya dikutip dari Reuters.

Namun begitu, belum jelas apakah Trump akan benar-benar menjatuhkan sanksi pada Turki. Meski awal pekan ini ia telah mengatakan bahwa AS akan melenyapkan perekonomian Turki jika menyerang perbatasan Suriah.

"Semakin banyak tekanan politik, semakin mungkin Trump cenderung menyatakan bahwa tindakan Turki mungkin terlarang," tambah Leuchtmann.







(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading