Menteri Siti Murka, Protes Keras Tudingan Malaysia Soal Asap

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
10 September 2019 18:39
Menteri Siti Murka, Protes Keras Tudingan Malaysia Soal Asap Foto: Kepala BKPM Thomas Lembong bersama bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya tiba di Istana Negara (CNBC Indonesia/Chandra Gian Asmara)
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya membantah dengan keras kabut asap yang mengganggu Malaysia disebabkan karena kebakaran hutan di Indonesia.

Berbicara di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (10/9/2019), Siti menegaskan bahwa asap yang dikeluhkan Malaysia dalam beberapa hari terakhir ini mayoritasnya berasal dari sejumlah wilayah di negeri Jiran itu sendiri.

"Sebetulnya asap yang masuk ke Malaysia, ke Kuala Lumpur itu dari Serawak kemudian dari Semenanjung Malaya, dan juga mungkin sebagian dari Kalimantan Barat," kata Siti.


Pemerintah Indonesia pun cukup kecewa karena penjelasan dari otoritas Malaysia menyebutkan bahwa asap yang sudah mengganggu negara tersebut berasal dari kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia.

Menteri Siti Murka, Protes Keras Tudingan Malaysia Soal AsapFoto: detikFoto/Lamhot Aritonang


"Oleh karena itu seharusnya obyektif menjelaskannya. Saya akan menulis surat kepada Dubes untuk diteruskan kepada Menterinya. Jadi saya kira supaya yang betul datanya," kata Siti

"Karena apa? Karena pemerintah Indonesia betul-betul secara sistematis mencoba menyelesaikan ini dengan sebaik-baiknya. Tetapi memang harus jelas sumber dari mana, data dari mana. Polanya seperti apa," tegasnya.

Berdasarkan data yang dimiliki KLHK sejak periode 2 - 8 September, menunjukkan bahwa mayoritas asap memang bergerumul di Malaysia. Sementara titik-titik panas yang kerap terjadi di Indonesia; hanya berada di Kalimantan Barat.

"Kalimantan Barat mulai naik sedikit, namun terus terang ini turun naik. Pertanda masyarakat buka lahan, dan kemudian dia berhenti, dan terus ada lagi apinya, dan seterusnya," jelasnya.

"Datanya seperti ini, jadi enggak bisa kalau Malaysia bilang urge Indonesia untuk berbuat sesuatu. Apaan gitu lho? Orang Indonesia sudah sistematis kerjanya," tegasnya.

Siti kembali menyayangkan pernyataan otoritas Malaysia yang menyebut ada asap lintas negara yang masuk ke negara tersebut. Padahal, asap yang mengganggu Malaysia hanya sedikit yang berasal dari Indonesia.

"Sejak tanggal 2 sudah banyak di Semenanjung dan Serawak. Enggak benar kalau dia hanya katakan dari Indonesia," kata Siti.

"Saya juga heran kalau media main cuplik salahkan Indonesia. Mestinya cek dulu dong. Saya mau nulis surat [ke Dubes], saya akan jelaskan," tegasnya.

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading