Internasional

Demo Hong Kong Masih Lanjut, Pemimpin Minta AS tak Intervensi

News - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
10 September 2019 14:37
Demo Hong Kong Masih Lanjut, Pemimpin Minta AS tak Intervensi
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemimpin Hong Kong memperingatkan Amerika Serikat (AS) untuk tidak mengintervensi keputusan pemerintah terkait demonstrasi pro demokrasi.

Sebelumnya, para demonstran meminta Washington menekan Beijing, untuk menggoalkan demokratisasi di wilayah bekas koloni Inggris itu.

Legislator di AS kemudian mengusukan UU bipartisan untuk Hong Kong. UU ini merupakan pembenaran atas perlakuan khusus yang diberikan AS ke Hong Kong.



UU ini mengatur soal perdagangan khusus dan hak istimewa bisnis. Namun menurut legislator AS, UU ini juga bisa dimanfaatkan untuk demokratisasi.

"Hal ini sangat tidak layak untuk setiap negara mengintervensi urusan Hong Kong," ujar Carrie Lam sebagaimana dilansir AFP, Selasa (10/9/2019).

"Saya harap tidak ada lagi orang di hong Kong yang secara aktif menjangkau AS untuk mengolkan UU ini,".


Meski para legislator di AS menunjukkan dukungannya pada keinginan pendemo Hong Kong, staff Presiden AS Donald Trump tidak mau terlalu mengurusi urusan Hong Kong, di tengah ketegangan perdagangan kedua negara.

Trump hanya meminta adanya resolusi damai dari krisis politik dan meminta Beijing untuk tidak menggunakan kekerasan dalam penyelesaian Hong Kong.

"Hal ini tetap menjadi urusan China bagaimana caranya menangani protes," ujar staff Trump sebagaimana dikutip AFP.

Sementara itu, sekitar 150 legislator di Inggris meminta Menteri Luar Negeri negara Inggris Dominic Raab untuk menawarkan warga negara dan hak untuk tinggal pada penduduk Hong Kong.

Dalam surat terbuka, para legislator menulis mereka mengirimkan pesan yang kuat ke China bahwa penduduk Hong Kong tidak sendiri.

[Gambas:Video CNBC]




(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading